MUI Ajak Umat Muslim Salat Gaib untuk Awak KRI Nanggala-402

Dokumentasi - KRI Nanggala 402 - Antara
25 April 2021 14:57 WIB Setyo Aji Harjanto News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Hilangnya kapal selam KRI Nanggala-402 menimbulkan duka bagi semua warga Indonesia. Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas mengajak masyarakat khususnya umat Muslim untuk melaksanakan salat gaib bagi awak kapal selam KRI Nanggala-402.

Seperti diketahui, status pencarian kapal selam KRI Nanggala-402 telah dinaikkan dari fase submiss atau hilang menjadi subsunk atau tenggelam pada Sabtu (24/4/2021). Kapal selam yang membawa 53 awak itu, hilang kontak sejak Rabu (21/4/2021) di perairan bagian utara Bali.

"Mari kita secara bersama-sama atau sendiri-sama melaksanakan salat ghaib agar semua dosa mereka diampuni dan pengabdian serta pengorbanan yang telah mereka berikan kepada bangsa dan negaranya menjadi ibadah serta mendapatkan ganjaran pahala yang sebesar-besarnya dari-Nya. Aamiin," kata Anwar dalam keterangannya, Minggu (25/4/2021).

Baca juga: Presiden Akan Terus Upayakan Pencarian Awak KRI Nanggala-402

Menurut Anwar, dalam pandangan Islam, hidup tidak hanya akan dijalani di dunia saja, melainkan akan berlanjut di akhirat. Dengan perspektif demikian, Anwar meyakini, seandainya para kru KRI Nanggala-402 meninggal dunia, maka mereka meninggal dalam keadaan terhormat.

Hal ini tertuang dalam hadis yang diriwayatkan Muslim, disebutkan seseorang yang meninggal dunia karena tenggelam akan meninggal dalam keadaan syahid.

"Jadi kalau masalah ini kita lihat dalam perspektif duniawiyah hal ini jelas merupakan suatu kesedihan tidak hanya bagi keluarga tapi juga bagi kita semua sebagai bangsa tapi saya yakin berbeda halnya dengan mereka. Bagi mereka hal ini jelas merupakan sebuah keberuntungan karena bisa menghadap Tuhannya dalam keadaan yang dimuliakan oleh Allah SWT," ungkapnya.

Baca juga: Viral Video Disebut Awak KRI Nanggala-402 Nyanyi Lagu Sampai Jumpa, Warganet Sedih Banget

Anwar Abbas mengatakan, bangsa Indonesia berduka atas hilang kontaknya KRI Nanggala-402. Berbagai upaya telah dilakukan Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto dan jajarannya, hanya saja, hingga kini KRI Nanggala belum ditemukan hingga dinyatakan subsunk.

"Meskipun demikian, kita tentu saja tetap berharap kepada Allah SWT semoga kapal tersebut dapat ditemukan dan para awak yang ada di dalamnya masih dalam keadaan selamat. Tetapi kalau seandainya harapan itu tidak kita dapatkan kita mengharapkan agar kita semua terutama pihak keluarga dapat menerima musibah ini dengan penuh ketabahan dan kesabaran," ucapnya.

Sumber : Bisnis.com