Advertisement
Update Covid-19 21 April: Kasus Positif Bertambah 5.720, Sembuh 7.314
Petugas mendata sejumlah tenaga kesehatan (nakes) usai vaksinasi massal di Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Jakarta, Minggu (31/1/2021). - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA — Penambahan kasus konfirmasi positif virus Corona atau Covid-19 pada hari ini, Rabu (21/4/2021) lebih dari 5.000 kasus, yaitu 5.720 orang.
Dengan penambahan tersebut, Satgas Penanganan Covid-19 mencatat total kasus positif sampai dengan hari ini menembus angka 1.620.569 kasus.
Advertisement
Untuk kasus sembuh, Satgas mencatat adanya penambahan 7.314 orang, sehingga totalnya menjadi 1.475.456 orang yang sembuh dari Covid-19.
Adapun, kasus meninggal akibat Covid-19 bertambah 230 orang pada hari ini sehingga totalnya telah menembus 44.007 orang.
Selain itu, Satgas Penanganan Covid-19 mencatat adanya 63.581 kasus suspek pada hari ini. Angka itu lebih rendah jika dibandingkan dengan hari sebelumnya yaitu 63.736 kasus suspek.
Pada saat yang sama, jumlah spesimen harian terkait Covid-19 yang diperiksa pada hari ini mencapai 72.561, sehingga totalnya menjadi 14.011.925 spesimen yang telah diperiksa.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan penerapan PPKM) Mikro tahap kelima membawa dampak positif terhadap penanganan Covid-19 di Tanah Air.
Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) mikro tahap kelima dilakukan pada 6 sampai 19 April 2021.
Airlangga mengatakan tren kasus Covid-19 di Indonesia mengalami perbaikan selama penerapan PPKM Mikro.
Menurutnya, hal itu terbukti dari penurunan jumlah kasus aktif, rasio positif, hingga bed occupancy rate (BOR) secara signifikan.
“Kasus aktif per 18 April 2021 sudah single digit atau 6,6 persen dan ini perbaikan dibandingkan dua bulan yang lalu di mana di bulan Februari [2021] kasus aktifnya 16 persen,” kata Airlangga dalam konferensi pers, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Senin (19/4/2021).
Lebih lanjut, dia menuturkan rasio positif atau positivity rate saat ini hanya sekitar 11,2 persen atau jauh menurun jika dibandingkan 9 Februari 2021 yang mencapai 29,14 persen.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Survei Indikator: TNI Jadi Lembaga Paling Dipercaya Januari 2026
- Pandji Dijadwalkan Jalani Peradilan Adat Toraja 10 Februari 2026
- Datangi Rumah Duka YB, Gubernur NTT: Negara Lalai Lindungi Anak Miskin
- Zulhas Nilai Lima Tahun Tak Cukup Wujudkan Program Prabowo
- Akademisi Diminta Sosialisasikan KUHP dan KUHAP Baru
Advertisement
Pemeliharaan Jaringan PLN, Sejumlah Wilayah DIY Alami Padam Listrik
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Pemkot Jogja Siapkan Aglomerasi Giwangan untuk Hidupkan Selatan Kota
- Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Minggu 8 Februari
- Prabowo Hadiri Mujahadah Kubro Peringati Satu Abad NU di Malang
- Cara Pengaktifan Ulang BPJS Kesehatan Nonaktif Awal 2026
- Bulog Salurkan Bantuan Beras untuk 33,2 Juta KPM Mulai Ramadan 2026
- Menkop RI Dorong KDKMP Sleman Jadi Model Koperasi Modern Berbasis UMKM
- Rusun Subsidi Perkotaan Disiapkan, Kementerian PKP Gandeng Danantara
Advertisement
Advertisement



