Advertisement
Formasi CPNS Administrasi Dipangkas, Mendagri: Hanya Duduk di Belakang Meja
Menpan RBTjahjo Kumolo memberikan keterangan dalam konferensi pers terkait Pengadaan CASN 2021, Jumat (9/4/2021) - Youtube/Kementerian PANRB
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) menegaskan bahwa program pengadaan calon aparatur sipil negara (CASN) atau CPNS pada 2021 akan mengurangi penerimaan pegawai administrasi yang sejauh ini mendominasi komposisi ASN.
Menpan RB Tjahjo Kumolo mengatakan berdasarkan arahan Presiden Joko Widodo, pemerintah akan berfokus untuk menerima ASN yang bisa terjun langsung ke lapangan. Hal itu, jelasnya, sudah dikomunikasikan kepada para pemangku kepentingan terkait.
Advertisement
"Secara prinsip pokok arahan bapak Presiden, memang lebih banyak kita fokuskan menerima pegawai yang bisa langsung terjun ke lapangan dan mengurangi penerimaan pegawai administrasi yang hanya duduk di belakang meja," jelas Tjahjo dalam konferensi pers terkait Pengadaan CASN 2021, Jumat (9/4/2021).
Tjahjo menjelaskan saat ini Indonesia memiliki 4.169.118 ASN dengan didominasi oleh pelaksana adminsitrasi yakni sebanyak 1.630.804 orang atau sekitar 39 persen. Komposisi ASN itu juga terdiri dari 1.418.266 guru dan 75.738 dosen atau total mencapai sekitar 36 persen.
ASN struktural, jelas dia, mencapai 456.372 orang atau sekitar 11 persen. Sementara itu, dia mengatakan bahwa ada 257.800 ASN teknis dan 329.138 ASN di bidang kesehatan atau secara total mencapai 14 persen.
BACA JUGA: Info Stok Darah di DIY, Jumat 9 April 2021
Adapun, total kebutuhan total formasi yang dibutukan dalam program Pengadaan CASN pada 2021 mencapai 1.275.384 orang. Tjahjo memerinci bahwa formasi CASN 2021 di instansi pemerintah pusat mencapai 83.669 orang, sedangkan instansi pemerintah daerah sebanyak 1.191.718 orang.
Jumlah formasi itu termasuk termasuk kebutuhan untuk guru pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) sebanyak 1.002.616 orang dan PPPK non guru serta calon pegwai negeri sipil (CPNS) sebanyak 119.094 formasi.
"Teman-teman sekalian total kebutuhan tahun 2021 sebanyak 1.275.384," ujarnya dalam konferensi pers tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KPK Periksa Gus Alex Terkait Korupsi Kuota Haji Seusai Penahanan Yaqut
- Ledakan Keras di Masjid Jember Saat Tarawih, 1 Jemaah Dilarikan ke RS
- Chelsea Kena Sanksi Rp225 Miliar, Ini Sebabnya
- Hujan Deras dan Angin Kencang Ganggu 15 Penerbangan di Juanda
- Iran Sebut AS Minta Bantuan Negara Regional Amankan Selat Hormuz
Advertisement
Gunungkidul Gandeng 30 Pedagang Pasar Jadi Agen Pengendali Inflasi
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- MORAZEN Yogyakarta Santuni Anak Panti Ahmad Dahlan
- Stok Pangan Kota Jogja Melimpah, Aman Hingga Dua Bulan
- Tiket Lebaran Masih Tersedia, 41.067 Penumpang Padati Daop 6 Jogja
- Merapi Luncurkan Dua Awan Panas Sejauh 1,6 Km, Status Masih Siaga
- Program Jelajah Mudik Hadirkan Keindahan Jalur Selatan Jawa
- Jaga Berat Badan, Pemain PSIM Jogja Diminta Kendalikan Nafsu Makan
- Wacana KPU Jadi Cabang Kekuasaan Baru Dinilai Perlu Kajian
Advertisement
Advertisement








