Advertisement
Desain Rumah Ini Masih Jadi Primadona untuk Kalangan Milenial
Real Estate - huffingtonpost
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Arsitek Yuke Ardhiati menilai desain minimalis masih menjadi tren arsitektur pada tahun ini. Gaya hidup yang simpel dan tidak mau ribet menjadi salah satu faktor mengapa desain ini paling diminati.
Minimalis adalah tren desain yang dimulai pada abad ke-20 dan berlanjut hingga sekarang. Desain minimalis adalah desain yang menghapus bagian-bagian yang tidak perlu, hingga hanya meninggalkan elemen-elemen pentingnya saja.
Advertisement
"Style bangunan yang disenangi milenial itu yang simpel, kalau terlalu banyak ornamen sulit untuk memelihara dan mahal," ujarnya kepada Bisnis beberapa waktu lalu.
Simpel tetapi bukan berarti simplicity. Seperti kata Yuke bahwa arsitektur minimalis tetap bisa memakai desain unik dengan memasukan unsur cahaya dan penghawaan.
Ya, seiring waktu konsep rumah yang simpel namun terlihat lapang dengan penghematan energi disukai kaum milenial. Penggunaan kaca besar pengganti dinding atau jendela panjang menjadi pilihan.
Selain mampu menerangi ruangan dengan cahaya matahari sehingga minim penggunaan lampu, pengaplikasian ini menciptakan penghawaan yang baik karena adanya sirkulasi udara. Di masa pandemi virus seperti sekarang ini, pertukaran udara di rumah memang menjadi sangat penting.
Seiring dengan itu, pola ruang yang tren yakni adanya multifungsi. Misalnya menjadikan ruang tamu sekaligus ruang makan dan tempat untuk belajar. Penempatan meja besar bisa dilakukan untuk melakukan tiga hal itu.
"Seperti rumah betawi zaman dulu, bisa untuk makan, bertamu, tetapi didekatkan jendela," sebutnya.
Di ruang tamu itu, juga bisa ditempatkan area kecil sebagai ruang kerja daring. "Tren sekarang ruang multifungsi tapi fungsi utamanya untuk kerja," imbuhnya.
Idealnya, lanjut Yuke, dapur bisa ditempatkan di area depan, sejajar dengan ruang tamu yang dimultifungsikan. Jadi ketika penghuni rumah ingin masuk, dia bisa melalui pintu dapur, kemudian membersihkan diri di toilet yang berada di dekat area itu, baru bisa masuk ke ruangan lain. Penting menjaga kebersihan diri sebelum masuk ke rumah untuk pencegahan virus beredar di tempat tinggal kita.
Menurut Yuke, desain minimalis namun multifungsi ini juga cocok pada tipe rumah 21 meter dengan menambah loteng untuk kamar tidur anak atau area bersantai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KUR Perumahan Tembus Rp14 Triliun, Pemerintah Genjot Kota Satelit
- Kasus Penganiayaan Balita di Daycare Aceh, Pemkot: Hanya 6 TPA Berizin
- Usulan Kurikulum Keselamatan Transportasi Muncul Usai Tragedi Bekasi
- Judi Online Bali Dibongkar, Mahasiswi Terlibat Jaringan Kamboja
- Kecelakaan Kereta Bekasi Disorot Ombudsman RI
Advertisement
BNNP DIY Gandeng Nelayan Gunungkidul Cegah Peredaran Narkoba
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- KPPU Selidiki Dugaan Monopoli TikTok Shop, Ini Duduk Perkaranya
- Kecelakaan KA Bekasi Timur, Pemprov Jabar Tanggung Biaya Korban
- Pemkab Sleman Usulkan Proyek Infrastruktur 2026, Fokus Jalan dan Pasar
- Lurah se-DIY Diperkuat, Sultan Minta Dana Desa Bebas Korupsi
- Gelombang Protes Internal, Karyawan Google Tolak AI untuk Militer AS
- Evakuasi KRL Bekasi Timur Masih Berlangsung, KAI Batasi Perjalanan
- Jadwal KRL Jogja-Solo 29 April 2026, Berangkat dari Tugu 05.05 WIB
Advertisement
Advertisement








