Menkeu Purbaya Diminta Selamatkan Industri Tekstil
Ketua APSyFI Redma Gita Wirawasta mengatakan perhatian Purbaya terhadap praktik kuota impor ilegal menjadi harapan baru bagi industri tekstil.
Siswa kelas IX Sekolah Menengah Pertama (SMP) Plus Pasawahan mengerjakan tugas sekolah di pos kamling Desa Pasawahan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Kamis, (16/7/2020). Pelajar yang tinggal di desa terpecil terpaksa mengerjakan tugas sekolah di luar rumah lantaran keterbatasan jaringan internet sedangkan sekolah hanya bisa memfasilitasi kegiatan belajar mengajar (KBM) secara daring mengunakan aplikasi WhatsApp Grup serta Facebook Messenger. ANTARA FOTO/Adeng Bustomi
Harianjogja.com, JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) ingin mempercepat penyediaan internet tetap di 4.305 kecamatan atau setara dengan 60 persen dari total kecamatan di Indonesia.
Permen Kemenkominfo No. 2/2021 tentang Rencana Strategis Kemenkominfo 2020-2024 menyebutkan cakupan layanan jaringan internet tetap (fixed broadband) masih relatif rendah. Tingkat akses pelanggan terhadap jaringan internet tetap pada 2019 mencapai 13,59 persen, atau 9,3 juta pelanggan rumah tangga dari total 68,7 juta rumah tangga yang telah terlewati kabel serat optik atau terlayani akses (home pass).
Dari sisi cakupan, jaringan kabel serat optik yang ada juga masih rendah. Cakupan jaringan serat optik hingga ke kecamatan -dengan parameter Optical Distribution Point/ODP - per 2019 hanya mencapai 35,71 persen dari total kecamatan 7.175 atau sekitar 2.672 kecamatan.
Kemenkominfo menargetkan percepatan pergelaran jaringan serat optik (fiberisasi) ke seluruh wilayah Indonesia. Pada 2024, Kemenkominfo menargetkan tingkat akses pelanggan rumah tangga terhadap internet tetap meningkat menjadi 30 persen atau sekitar 20,6 juta pelanggan.
“Cakupan jaringan serat optik ditargetkan dapat mencapai 60 persen dari total seluruh Kecamatan di Indonesia atau sekitar 4.305 kecamatan,” tulis beleid tersebut yang dikutip, Rabu (24/3/2021).
Dalam mencapai target tersebut, Kemenkominfo memiliki sejumlah strategi seperti menyediakan bantuan pembiayaan akses internet kepada sentra rumah tangga produktif dan sektor layanan publik dan mengembangkan ekosistem (akses) broadband, dengan sinergi bersama pemerintah daerah, komunitas broadband, dan masyarakat.
Kemenkominfo juga akan menggenjot program fiberisasi kecamatan untuk menjangkau setiap kecamatan di Indonesia, koordinasi intensif dengan pemangku kepentingan terkait, koordinasi dengan sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) seperti PT KAI, Jasa Marga, dan lain-lain, untuk membantu penyelenggara jaringan dan mempermudah pembangunan.
“Penggelaran jaringan ini akan diprioritaskan di kawasan prioritas terlebih dahulu,” tulis dalam Permen Kominfo No. 2/2021.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : bisnis.com
Ketua APSyFI Redma Gita Wirawasta mengatakan perhatian Purbaya terhadap praktik kuota impor ilegal menjadi harapan baru bagi industri tekstil.
Menag Nasaruddin Umar menyebut Iduladha 1447 H menjadi momentum berbagi agar seluruh masyarakat bisa menikmati gizi hewani.
Belanda resmi merilis 26 pemain untuk Piala Dunia 2026. Virgil van Dijk jadi kapten, Memphis Depay masuk skuad.
Kelurahan Giwangan melatih warga mengolah sampah organik dengan biopori jumbo untuk mendukung program Mas Jos Kota Jogja.
Seskab Teddy Indra Wijaya membeli 35 sapi jumbo dari peternak Boyolali untuk kebutuhan kurban Iduladha 1447 Hijriah.
TPS Surabaya menangani ekspor tiga unit locomotive platform PT INKA ke Australia, melengkapi total pengiriman 16 unit.