Pengacara Diduga Dikeroyok di Kafe Semarang, Polisi Angkat Bicara
Pengacara di Semarang diduga dikeroyok setelah melerai keributan di kafe. Tiga orang dilaporkan dan polisi memastikan kasus masih berjalan.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, PEKANBARU- Ada-ada saja ulah remaja di Pekanbaru, Riau baru-baru ini.
Pihak Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Pekanbaru, Riau berhasil mengidentifikasi dua remaja yang viral karena berkendara dan standing hanya menggunakan celana dalam saja. Mereka adalah RE (17) dan MR (18).
Setelah mengidentifikasi dan menangkap keduanya, pihak Polresta Pekanbaru mengamankan dua orang lainnya. Mereka adalah HBD (17) pelajar dan RJS (15) yang juga merupakan seorang pelajar.
"Kalau MR merupakan joki sepeda motor dan RE yang dibonceng. Keduanya berkendara dan standing di jalan rata hanya menggunakan sepeda motor," kata Kasat Lantas Polresta Pekanbaru Kompol, Anindita Rizal Minggu (14/3/2021).
BACA JUGA: Ada Festival Andong di Sleman
Sementara kedua temannya HBD dan RJS berperan merekam video aksi RE dan MR saat balap balapan dengan sepeda motor dan menguploadnya di media sosial. Aksi kedua remaja inipun viral pada 12 Maret 2021.
"Aksi standing remaja yang hanya pakai celana dalam di Jalan Yos Sudarso di-upload ke akun instagram dengan nama akun @stending_stending_comm," tukasnya.
Setelah mengamankan keempatnya, pihak kepolisian memanggil orang tua mereka. Keempatnya pun meminta maaf dan berjanji tidak akan mengulangi.
"Mereka kita serahkan kepada orang tua untuk dibina. Sepeda motor mereka kita tilang karena saat berkendara tidak pakai helm," tukasnya.
Artikel ini telah tayang di Okezone.com berjudul "2 Remaja Viral Berkendara Hanya Pakai Celana Dalam Ditangkap"
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Pengacara di Semarang diduga dikeroyok setelah melerai keributan di kafe. Tiga orang dilaporkan dan polisi memastikan kasus masih berjalan.
Ahmad Sahroni mendesak Korlantas Polri evaluasi ujian SIM dan usut sindikat SIM palsu usai Polres Siak menangkap delapan tersangka.
Ketum Golkar Bahlil Lahadalia sebut kasus korupsi Fahd El Fouz sebagai musibah. Doli Kurnia sebut perbuatan Fahd jadi bahan evaluasi kaderisasi.
Balai Diklat Keuangan (BDK) Yogyakarta menyiapkan berbagai program pembelajaran dan pengembangan kompetensi yang menyasar aparatur pemerintah
DPRD Bantul siap dukung kebutuhan anggaran sarana PSEL guna atasi bom waktu persampahan. Pengolahan sampah ini diproyeksikan capai 1.000 ton per hari.
KPK menggeledah kantor Kementerian ATR/BPN di Jakarta Selatan terkait kasus suap SHGB Summarecon Bogor. Tiga koper barang bukti diangkut penyidik.