310 Prajurit TNI AL Disiapkan Jadi Awak Kapal Induk KRI Sriwijaya

Newswire
Newswire Kamis, 17 September 2026 17:47 WIB
310 Prajurit TNI AL Disiapkan Jadi Awak Kapal Induk KRI Sriwijaya

Pilot Helikopter AS565 Panther dari Skuadron 400 Wing Udara 1 Puspenerbal Kapten Laut (P/W) Andi Quita Wetuffahati (kanan) didampingi Co-Pilot Letda Laut (P) Bima Demarta (kiri) mengecek kondisi helikopter di geladak KRI Prabu Siliwangi-321 yang akan mengawal kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi. Antara/M Risyal Hidayat/wsj.

Harianjogja.com, JAKARTA— TNI Angkatan Laut (TNI AL) menyiapkan 310 personel untuk menjadi calon awak kapal induk KRI Sriwijaya atau ITS Giuseppe Garibaldi. Para personel tersebut dibekali berbagai pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan profesionalisme sebelum menjalankan tugas di kapal induk tersebut.

Dikutip dari siaran pers Komando Armada (Koarmada) RI di Jakarta, Kamis (17/9/2026), proses penyiapan calon awak dilakukan melalui sejumlah pelatihan yang disesuaikan dengan kebutuhan operasional kapal.

Kepala Dinas Penerangan Koarmada RI Kolonel Laut (P) Wishnu Ardiansyah mengatakan pembekalan diberikan sebagai persiapan bagi para prajurit sebelum mereka mengemban tugas sebagai pengawak KRI Sriwijaya.

"Materi diberikan sebagai bekal pengetahuan, keterampilan, dan profesionalisme yang harus dimiliki setiap prajurit, sebelum mengemban tugas sebagai pengawak KRI Sriwijaya," ujar Wishnu.

Para calon awak kapal mendapatkan pembelajaran dari pengajar yang memiliki latar belakang sesuai dengan kebutuhan pengetahuan dan keterampilan yang diperlukan dalam pengoperasian kapal.

Pangkoarmada Beri Pengarahan

Salah satu pejabat yang telah memberikan pengarahan kepada para calon awak KRI Sriwijaya adalah Panglima Komando Armada (Pangkoarmada) RI Laksamana Madya TNI Denih Hendrata.

Pengarahan tersebut berlangsung di Gedung Canopus, Kolat Armada RI, Jakarta Utara, Rabu (16/9/2026).

Meski demikian, Wishnu belum menjelaskan secara rinci materi pelatihan yang diberikan kepada 310 calon awak kapal tersebut. Waktu dimulainya proses pendidikan juga belum dijelaskan secara detail.

"Dapat dipastikan pembentukan calon pengawak dilaksanakan melalui pelatihan yang terarah, disiplin dan berorientasi pada kesiapan operasional," kata dia.

Melalui rangkaian pelatihan tersebut, TNI AL berharap para calon awak KRI Sriwijaya memiliki bekal yang memadai sehingga mampu menjalankan tugas dan mengawaki kapal induk secara maksimal.

ITS Giuseppe Garibaldi Sudah Masuk Perairan Indonesia

Di tengah persiapan awak, kapal induk ITS Giuseppe Garibaldi telah memasuki wilayah laut Indonesia pada Kamis (17/9/2026).

Kepala Dinas Penerangan TNI AL (Kadispenal) Laksamana Pertama TNI Tunggul memastikan kapal tersebut selanjutnya akan tiba di Jakarta pada Jumat (18/9/2026).

"ITS Giuseppe Garibaldi telah memasuki Perairan Indonesia, rencananya besok Jumat, 18 September akan tiba di Jakarta," kata Tunggul saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

Sebelum memasuki wilayah Indonesia, kapal induk tersebut diketahui sempat bersandar di Sri Lanka. Dalam perjalanan dari Italia, ITS Giuseppe Garibaldi juga dikawal oleh kapal perang Angkatan Laut Italia.

Setelah memasuki perairan Indonesia, kapal induk tersebut disambut dua kapal perang TNI AL. Kedua kapal itu selanjutnya bertugas mengawal ITS Giuseppe Garibaldi menuju dermaga Tanjung Priok, Jakarta.

Dua kapal perang jenis fregat yang disiapkan untuk mengawal kapal induk tersebut yakni KRI Brawijaya-320 dan KRI Prabu Siliwangi-321.

Tunggul mengatakan kedatangan kapal tersebut nantinya akan disambut langsung oleh jajaran pejabat tinggi TNI dan Kementerian Pertahanan RI.

Kedatangan ITS Giuseppe Garibaldi sekaligus menjadi bagian dari proses penyiapan kapal induk yang akan menjadi KRI Sriwijaya, bersamaan dengan persiapan personel TNI AL yang akan mengawakinya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Yudhi Kusdiyanto
Yudhi Kusdiyanto Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online