Kenali 5 Gejala Baru Covid-19 yang Tak Biasa

Ilustrasi mulut - Istimewa
12 Maret 2021 19:27 WIB Desyinta Nuraini News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Gejala virus corona terus berkembang dari waktu ke waktu seiring dengan laporan dari pasien yang terinfeksi virus ini.

Batuk, demam, sesak nafas mungkin gejala yang paling umum, namun dari hasil pemantauan, ada 5 gejala Covid-19 baru yang perlu diwaspadai. 

Melansir Times of India, Jumat (12/3/2021) berikut 5 gejala tak biasa yang menandakan Anda tengah terinfeksi virus corona, Covid-19 :

1. Ulkus mulut

Dari beberapa laporan pasien, dokter melihat peningkatan jumlah kasus yang datang dengan gejala ulkus mulut seperti seperti sariawan, ruam, benjolan, yang bertepatan dengan gejala Covid-19 lainnya, termasuk demam, batuk dan kelelahan. Meski gejalanya bisa membingungkan dan juga tidak menyenangkan, gejala peradangan di lidah atau perubahan tidak biasa lainnya harus menjadi tanda yang harus diwaspadai dan diperiksa lebih lanjut.

Hal ini karena masalah lidah juga dapat muncul karena sindrom kawasaki, komplikasi inflamasi langka yang terkait dengan Covid-19 parah pada anak-anak, yang memengaruhi aliran darah dan fungsi vital, mulai dari rasa sakit, perubahan warna, bengkak, sensasi terbakar atau perubahan tekstur.

2. Jari bengkak

Para ahli menghawatirkan banyaknya kasus pembengkakan pada kulit, jari tangan, dan kaki yang dilaporkan di seluruh dunia. Gejala infeksi ini harus diwaspadai.

Faktanya, dokter melihat bahwa banyak orang yang dites positif terinfeksi, hanya mengalami gejala dermatologis ini dan berisiko salah didiagnosis. Penelitian juga menunjukkan bahwa ruam dan benjolan juga merupakan tanda utama infeksi pada anak kecil, yang menunjukkan gejala berbeda dari orang dewasa.

Akibat peradangan dalam tubuh yang disebabkan oleh penyebaran virus, orang yang terinfeksi Covid-19 dapat mengalami pembengkakan, lesi, dan perubahan warna pada jari tangan dan kaki. 

3. Biduran dan urtikaria

Munculnya ruam atau benjolan yang muncul secara tiba-tiba pada kulit yang bisa berlangsung berjam-jam juga bisa menjadi tanda Covid-19 di masa-masa awal. Tidak hanya presentasi gejala Covid-19 terkait kulit, ruam dan benjolan juga dapat bertahan lebih lama dan bahkan bertahan selama berminggu-minggu setelah Anda melawan infeksi.

Sesuai studi kasus, gatal-gatal pada kulit bisa mulai muncul di telapak tangan dan perlahan menyebar ke bagian kulit lainnya. Dalam banyak kasus, juga dapat menyebabkan pembengkakan akut pada bagian sensitif seperti kelopak mata dan bibir.

4. Pembekuan yang tidak normal

Pembekuan darah adalah peningkatan efek samping yang dilaporkan oleh pasien Covid-19. Sekarang telah ditetapkan bahwa virus SARS-CoV-2 dapat dengan cepat menyebar ke seluruh tubuh, menggumpalkan pembuluh darah, dan mengganggu aliran darah yang sehat melalui pembuluh darah. Pembekuan darah juga dapat berdampak pada pasien muda dan sehat, yang tidak mengalami gejala parah terkait virus.

Dalam beberapa kasus, pembekuan darah ini dapat menyerang secara tidak terduga, menyumbat pembuluh darah, dan mengganggu fungsi organ vital termasuk jantung, ginjal, dan hati.

Meskipun tidak ada cara pasti untuk memeriksa pembekuan, dokter memperingatkan orang-orang untuk terus memeriksa parameter vital mereka seperti kadar gula darah, tekanan darah, mencari tanda-tanda peradangan, dan bertindak sesuai untuk menghindari konsekuensi di kemudian hari.

5. PASC

Para ilmuwan memiliki nama baru untuk malaise pasca-sakit dan kelelahan yang memengaruhi pasien Covid-19 selama infeksi yaitu PASC. Infeksi SARS-CoV-2 Pasca-Akut atau PASC dapat menyebabkan gejala yang menetap bagi pasien yang kesulitan untuk melakukan pemulihan yang sehat.

Para ahli percaya bahwa wanita dan mereka yang lebih tua lebih rentan untuk menderita penyakit kelelahan akut dan gejala virus terkait.

Sumber : Bisnis.com