Legenda di Dunia Peradilan, Artidjo Alkostar Masih Sempat Telepon Keluarga sebelum Berpulang

Mantan Hakim Agung Kamar Pidana Mahkamah Agung (MA), Artidjo Alkostar memberikan keterangan pers, di Media Center Mahkamah Agung, Jakarta, Jumat (25/5/2018). - Antara
28 Februari 2021 19:37 WIB Lugas Subarkah News Share :

Harianjogja.com, SLEMAN-Dewan Pengawas KPK sekaligus mantan Hakim Agung, Artidjo Alkostar, tutup usia pada Minggu (28/2/2021) siang. Jenazah akan dimakamkan di Situbondo, Jawa Timur pada Senin (1/3/2021). Indonesia kehilangan salah satu tokoh yang tegas dalam memberantas korupsi.

Keponakan Artidjo Alkostar, Suryati, mengatakan ia kabar duka Artidjo Alkostar sangat mendadak, lantaran pada hari yang sama, almarhum masih sempat menelepon beberapa saudaranya. “Tadi pagi sempat telepon keponakannya, dikabarin jam dua siang meninggal,” ujarnya saat ditemui wartawan di kediaman Artidjo Alkostar, perum Sidoarum blok 2, Jalan Cerme No. A37.

Ia menjelaskan jenazah semula akan dimakamkan di Kalibata, Jakarta, namun atas kesepakatan keluarga pemakaman akan dilakukan di Situbondo, Jawa Timur. Ia mengaku selama ini almarhum tidak pernah mengeluh sakit, dan ketika ditanya kondisinya selalu menjawab sehat.

BACA JUGA: Mahfud MD: Upaya Lemahkan KPK Terjadi Tiap Periode

Selama ini ia melihat almarrhum merupakan sosok yang sabar dan dekat dengan semua keluarganya. Artidjo Alkostar telah tinggal di kediamannya ini sejak 1988 bersama beberapa saudara termasuk Suryati. Artidjo Alkostar ke Jakarta 22 tahun silam dan masih sering berkunjung ke kediamannya. Namun semenjak di KPK, ia nyaris tidak pernah pulang.

Artidjo Alkostar selama ini memang dikenal sebagai sosok hakim yang melegenda soal pemberantasan korupsi. Pernah menegaskan ingin menghukum mati terpidana korupsi, Artidjo dalam putusan perkara korupsi di tingkat kasasi dikenal tak pernah mengurangi hukuman yang dijatuhkan.