Pemuda Didorong Berwirausaha Agar Tak Andalkan Lowongan Kerja

Pelatihan bidang kewirausahaan untuk memberikan bekal agar pemuda lebih kreatif dan inovatif dalam berwirausaha, Selasa (23/2/2021). - Ist.
24 Februari 2021 01:27 WIB Sunartono News Share :

Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikpora) Bantul memberikan pelatihan kepada 30 pemuda di Aula Bank Bantul, Selasa (23/2/2021). Pelatihan bertajuk Penumbuhan Potensi Pemuda Bidang Kewirausahaan itu untuk memberikan bekal agar pemuda lebih kreatif dan inovatif dalam berwirausaha.

Kepala Dinas Dikpora Bantul Isdarmoko mendorong agar generasi muda mulai membangun kemandirian dengan berwirausaha. Oleh karena itu ia menyiapkan banyak kegiatan yang muaranya untuk membekali generasi muda agar kreatif dan inovatif. Harapannya mereka tidak hanya berpangku tangan dan berharap dengan pemerintah untuk mengatasi masalah hidupnya.

BACA JUGA : Instagram Akademi Angkat Kelas Pengusaha Muda di Jogja

“Penyiapan pemuda di Bantul ini telah dilakukan sejak usia jenjang SMA/SMK seperti memberikan seminar kewirausahaan,” katanya dalam rilisnya.

Isdarmoko menambahkan pemuda yang sudah lulus diberikan pembinaan untuk mengembangkan potensinya bidang kewirausahaan. Mereka dibagi dalam beberapa tahapan, mulai dari awal yang berisi anak muda baru mulai belajar berwirausaha. Kemudian tahap lanjut dari kalangan muda yang sudah memiliki usaha cukup mapan. Materi yang diberikan mulai dari manajerial, kepemimpinan sampai komunikasi dalam berbisnis.

Ia melihat saat ini sudah banyak anak muda pemikirannya mulai bergeser menuju ke arah mandiri. Mereka lebih senang membuka usaha sendiri dan tidak terikat dengan suatu instansi namun memiliki penghasilan yang cukup. Di Bantul sudah banyak anak usia muda yang secara sadar mulai berwirausaha dari yang kecil dengan berbasis UMKM.

BACA JUGA : Pemuda Banyak Tertarik Berwirausaha di Tengah Pandemi

“Tidak hanya mengharapkan kepada pemerintah untuk menjadi PNS, sebenarnya bidang usaha, pekerjaan lain itu besar potensinya baik sektor swasta maupun di industri, tidak harus menjadi pegawai tetapi usaha sendiri. Mandiri bahkan menjadi pengusaha,” ucapnya.

Ketua Hipmi Bantul Dedy Prasetyawan mengapresiasi bermunculannya pelaku usaha usia muda di Bantul. Iklim ini diharapkan menjadikan perekonomian Bantul terus berkembang lebih baik. Kehadiran pemerintah melalui Dinas Dikpora yan memberikan bekal pelatihan akan menjadi semangat tersendiri bagi pemuda yang mulai membuka usaha.

“Jumlah peserta 30 pemuda, jika tahun sebelumnya digabung satu kabupaten tahun ini berbasis kapanewon, saat ini yang dilatih dari kalangan pemuda Kapanewon Dlingo, syaratnya di bawah usia 30 tahun dan memiliki usaha minimal berjalan setahun,” katanya.

Direktur Utama Bank Bantul Aristini Sriyatun memberikan kemudahan bagi pelaku UMKM untuk mendapatkan modal tambahan. Bahkan seperti pedagang kecil diberikan kemudahan pinjaman tanpa jaminan dengan nominal antara Rp1 juta hingga Rp8 juta. Program yang diberikan melalui kelompok ini bisa dimanfaatkan para pemuda yang sudah memiliki usaha untuk dikembangkan kapasitasnya.

BACA JUGA : Dibuka, Program Hibah Modal Usaha Rp2 Miliar

“Kami fokus juga memberikan bantuan subsidi bunga kepada pelaku UMKM, kami tentu mendukung pemuda yang mulai berinisiatif membuka usaha secara mandiri,” ucapnya.