Rosan Dorong Riset dan Industri Bersinergi Percepat Hilirisasi
Menteri Rosan Roeslani menilai kolaborasi riset dan industri menjadi kunci mempercepat hilirisasi serta memperkuat daya saing ekonomi nasional.
Ilustrasi/JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA - Gempa dengan besar energi seismik 5,8 magnitudo mengguncang wilayah Buol, Sulawesi Tengah, Selasa (23/2/2021) dini hari.
Dikutip dari laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) di Jakarta, Selasa (23/2/2021), gempa tersebut terjadi pada pukul 02.22.09 WIB.
BACA JUGA : Bantul Diguncang Gempa, Getaran Terasa Sampai Sleman
Pusat gempa berada di laut yang berjarak 90 kilometer dari timur laut Buol dengan kedalaman 10 kilometer.
Berdasarkan kekuatannya, gempa dirasakan dengan skala IV MMI di Buol dan III MMI di Bone Bolango dan Toli-Toli.
Skala IV MMI berarti, menurut literasi BMKG, getaran gempa masuk kategori ringan dan dapat dirasakan banyak orang di dalam rumah serta membuat jendela serta pintu berderik.
BACA JUGA : Gunungkidul Digoyang Gempa, Getaran Sampai Kulon Progo
Sementara skala III MMI, gempa tergolong lemah, cuma menimbulkan getaran di dalam rumah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Menteri Rosan Roeslani menilai kolaborasi riset dan industri menjadi kunci mempercepat hilirisasi serta memperkuat daya saing ekonomi nasional.
Dua pria yang viral karena melawan arus dan menantang pengendara di Jogja ditilang polisi usai menyerahkan diri ke Polresta Jogja.
Praperadilan Roy Suryo menggugat keabsahan penangkapan, penahanan, penggeledahan, dan pencekalan oleh Polda Metro Jaya.
Daftar rute Trans Jogja 2026 terbaru beserta tarif lengkap. Jaringan bus semakin luas untuk mendukung mobilitas warga dan wisatawan di DIY.
Selamat pagi pembaca setia Harianjogja.com. Semangat mengawali hari dari tlatah Ngayogyakarta Hadiningrat.
Pameran Pecah Sunyi di Dusun Kembaran, Bantul, menghadirkan seni rupa ke tengah warga sekaligus membuka ruang edukasi dan dialog budaya di desa.