900 Ton Gandum Sudah Dikirim ke Palestina, Laju Peduli Ungkap Sumbernya
Laju Peduli telah mengirim lebih dari 900 ton gandum ke Palestina selama delapan tahun. Bantuan dihimpun dari sedekah masyarakat.
Petugas mencari korban Gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela pada Rabu (25/6/2026) waktu setempat menelan korban jiwa dan memicu kerusakan luas. EDILZON_GAMEZ/TheWashingtonPost
Harianjogja.com, JAKARTA—Gempa bumi dahsyat yang mengguncang Venezuela pada Rabu (25/6/2026) waktu setempat menelan korban jiwa dan memicu kerusakan luas. Pemerintah setempat melaporkan sedikitnya 32 orang tewas dan sekitar 700 lainnya mengalami luka-luka.
Data tersebut disampaikan oleh Pelaksana Tugas Presiden Venezuela, Delcy Rodriguez, sebagai laporan awal pascagempa yang mengguncang wilayah utara negara tersebut.
Berdasarkan laporan seismolog, gempa pertama berkekuatan magnitudo 7,2 terjadi di dekat Kota San Felipe, ibu kota Negara Bagian Yaracuy. Selang sekitar 40 detik, gempa kedua yang lebih kuat dengan magnitudo 7,5 kembali mengguncang wilayah tenggara Kota Yumare.
Badan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat pusat gempa berada pada kedalaman sekitar 10 kilometer, dengan titik episentrum di wilayah barat pesisir Moron. Guncangan terasa sangat kuat hingga ibu kota Caracas dan menyebabkan sejumlah bangunan runtuh.
USGS memperkirakan jumlah korban berpotensi meningkat signifikan, bahkan dapat mencapai ribuan hingga puluhan ribu jiwa, seiring proses evakuasi dan pendataan yang masih berlangsung.
Rodriguez menyatakan pemerintah saat ini memprioritaskan upaya penyelamatan korban yang masih terjebak di reruntuhan bangunan dan rumah warga.
“Kami menetapkan status darurat nasional, sebagaimana diatur dalam konstitusi kami,” ujar Rodriguez dalam pidato resminya.
Sejumlah wilayah dilaporkan mengalami kerusakan parah, termasuk Caracas, Miranda, La Guaira, Aragua, Carabobo, hingga Falcon. Infrastruktur vital turut terdampak, salah satunya bandara utama Maiquetia yang ditutup total akibat kerusakan.
Selain itu, gempa susulan terus terjadi. Sedikitnya 20 gempa susulan telah tercatat setelah dua gempa utama mengguncang wilayah tersebut.
Gelombang solidaritas internasional pun mengalir. Rodriguez mengungkapkan sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Brasil, Meksiko, Turki, hingga Inggris telah menyatakan kesiapan memberikan bantuan.
Tak hanya itu, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) serta lembaga keuangan internasional juga telah menjalin komunikasi dengan pemerintah Venezuela untuk mendukung penanganan bencana.
Pemerintah kini berpacu dengan waktu untuk menyelamatkan korban sekaligus meminimalkan dampak lanjutan dari salah satu gempa terkuat yang pernah terjadi di Venezuela dalam lebih dari satu abad terakhir.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Laju Peduli telah mengirim lebih dari 900 ton gandum ke Palestina selama delapan tahun. Bantuan dihimpun dari sedekah masyarakat.
Warga Padukuhan Karang, Tuksono, Kulonprogo, kembali memprotes tambang pasir Sungai Progo. CV BKS menyebut seluruh perizinan telah lengkap.
Jenazah Sukarman, kru KM Arupadatu I, tiba di Soetta dari Bengkulu dan langsung dibawa ke rumah duka di Pandeglang.
Harga BBM hari ini 24 September 2026 masih mengikuti penyesuaian awal September. Pertamax tetap Rp15.950 per liter.
Bank Indonesia mempertahankan BI Rate 5,75% pada September 2026. Stabilitas rupiah dan tekanan pasar keuangan global menjadi pertimbangan utama.
Pendapatan transfer DIY turun Rp583,77 miliar pada perubahan APBD 2026. DPRD meminta PAD diperkuat tanpa menambah beban masyarakat.