Kekeringan Banjarnegara, BPBD Salurkan 3,19 Juta Liter Air Bersih
BPBD Banjarnegara telah menyalurkan 3,19 juta liter air bersih untuk 18.172 jiwa terdampak kekeringan di 21 desa dan enam kelurahan.
Foto ilustrasi getaran gempa tercatat pada seismograf. - istock
Harianjogja.com, PALU—Gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,4 kembali mengguncang Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, pada Rabu (24/6/2026) pukul 17.00 WITA. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut gempa tersebut merupakan bagian dari rangkaian gempa susulan pascagempa utama magnitudo 6,7 yang terjadi pada 16 Juni 2026.
Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Palu, Djati Cipto Kuncoro, menjelaskan hasil analisis BMKG menunjukkan pusat gempa berada di darat, sekitar 39 kilometer di timur laut Kabupaten Sigi dengan kedalaman 7 kilometer.
“Hasil analisis BMKG menunjukkan gempa bumi ini memiliki parameter dengan magnitudo 4,4, berlokasi di darat pada jarak 39 kilometer timur laut Sigi, Sulawesi Tengah, pada kedalaman 7 kilometer,” kata Cipto di Palu, Rabu.
Menurutnya, gempa tersebut tergolong gempa dangkal yang dipicu aktivitas Sesar Palolo. Berdasarkan hasil analisis dan laporan masyarakat, getaran dirasakan di wilayah Kabupaten Sigi maupun Kota Palu.
“Gempa bumi ini merupakan jenis gempa dangkal akibat aktivitas Sesar Palolo,” ujarnya.
Hingga Rabu petang, BMKG belum menerima laporan adanya kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa magnitudo 4,4 tersebut. Meski demikian, masyarakat diminta tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya gempa susulan.
Cipto menjelaskan gempa yang terjadi sore hari itu masih berkaitan dengan aktivitas seismik setelah gempa utama magnitudo 6,7 yang mengguncang Sigi pada 16 Juni lalu. Aktivitas kegempaan di wilayah tersebut masih terus terpantau oleh BMKG.
“Gempa bumi ini merupakan rangkaian susulan dari gempa bumi dengan kekuatan magnitudo 6,7 di Sigi pada tanggal 16 Juni 2026,” jelasnya.
Berdasarkan hasil pemantauan BMKG, hingga saat ini telah tercatat sebanyak 1.374 gempa susulan sejak terjadinya gempa utama. Dari seluruh rangkaian gempa susulan tersebut, kekuatan terbesar yang terdeteksi mencapai magnitudo 5,3. Aktivitas gempa susulan di Sigi ini terus dipantau sebagai bagian dari upaya mitigasi risiko bencana di wilayah Sulawesi Tengah.
Gempa bumi merupakan fenomena alam yang tidak dapat diprediksi kapan terjadinya, namun dampaknya bisa kita minimalkan melalui kesiapsiagaan yang matang. Mulai saat ini, mari bangun budaya sadar bencana dari lingkup terkecil dengan memastikan penataan perabotan di rumah aman dari risiko roboh, memahami jalur evakuasi terdekat, serta selalu menyiapkan Tas Siaga Bencana yang berisi kebutuhan pokok darurat.
Saat guncangan terjadi, kunci utamanya adalah tetap tenang dan segera terapkan prinsip keselamatan dengan merunduk, berlindung di bawah meja yang kuat, serta bertahan hingga situasi mereda. Selalu lindungi kepala dari potensi reruntuhan, menjauhi material kaca, dan segera bergerak menuju titik kumpul di area terbuka begitu guncangan berhenti. Mari kita ubah kepanikan menjadi persiapan yang matang demi keselamatan jiwa diri sendiri dan orang-orang tercinta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
BPBD Banjarnegara telah menyalurkan 3,19 juta liter air bersih untuk 18.172 jiwa terdampak kekeringan di 21 desa dan enam kelurahan.
PSS Sleman memperkenalkan skuad Super League 2026/2027 dengan 10 pemain baru, termasuk tujuh pemain asing, serta mempertahankan talenta muda.
Saparan Cokrodiningratan kembali digelar di Jogja. Tradisi Jawa ini menjadi momentum melestarikan budaya, mempererat kerukunan, dan berbagi sedekah.
Sleman menjadi Penyaji Terbaik I Festival Kethoprak DIY 2026 dengan nilai 2.397. Simak hasil lengkap dan pesan juri.
Eko Yuli Irawan diproyeksikan tampil di Asian Games keenam di Aichi-Nagoya 2026 setelah masuk tim angkat besi Indonesia.
Meta deskripsi: KPK menyita dokumen, HP, dokumen elektronik, dan CCTV setelah menggeledah 15 lokasi terkait kasus Bupati Pemalang nonaktif Anom Widiyantoro.