Advertisement
Mendagri Libya Lolos dari Upaya Pembunuhan, Penyerangnya Tewas
Menteri Dalam Negeri Libya Fathi Bashagha - wikiepdia
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri Libya Fathi Bashagha berhasil selamat dari upaya pembunuhan. Peristiwa itu terjadi saat iring-iringan mobilnya diserang kelompok bersenjata di luar Ibu Kota Tripoli.
Fathi Bashagha baru saja menyelesaikan pertemuan dengan pimpinan perusahaan minyak nasional dan kembali ke Tripoli ketika konvoinya diserang oleh orang-orang bersenjata tak dikenal. Tripoli merupakan tempat kedudukan Pemerintah Kesepakatan Nasional (GNA) yang diakui secara internasional.
Advertisement
Pria berusia 58 tahun itu lolos tanpa cedera, menurut sebuah sumber seperti dikutip Aljazeera.com, Senin (22/2/2021). Seorang penyerang tewas dalam serangan itu, sementara itu dua lainnya ditangkap.
Bashagha dalam beberapa bulan terakhir memicu kemarahan beberapa kelompok bersenjata di Tripoli setelah mengumumkan rencana untuk mendemobilisasi milisi dan mengintegrasikan kembali mereka ke dalam aparat keamanan formal.
Libya terperosok ke dalam konflik sejak pemberontakan yang didukung NATO tahun 2011 melawan penguasa lama Muammar Gaddafi.
Negara Afrika Utara penghasil minyak itu terpecah antara GNA dan pemerintahan tandingan di timur. Keduanya didukung oleh berbagai aktor lokal dan internasional.
Bashagha, yang menjabat sebagai Menteri Dalam Negeri GNA, dan diakui PBB sejak Oktober 2018, dipandang sebagai favorit untuk menggantikan pimpinan terakhir, Fayez al-Sarraj.
Posisi itu akhirnya jatuh ke tangan Abdul Hamid Dbeibah, seorang pengusaha berusia 61 tahun dari Misrata yang terpilih sebagai perdana menteri oleh delegasi Libya dari kedua belah pihak pada pembicaraan damai yang ditengahi PBB di Jenewa bulan lalu.
Pemerintah sementara yang baru ditugaskan untuk memimpin negara dan melaksanakan pemilu melalui pada bulan Desember tahun ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Kasus Pelecehan Anak Australia: Warga Maryborough Didakwa 596 Kasus
- Purbaya Ungkap PR Utama Juda Agung sebagai Wamenkeu
- Adies Kadir Tegaskan Mundur dari Perkara Golkar di MK, Ini Alasannya
- Gempa Darat M3,1 Guncang Pasaman, Getaran Terasa hingga Bukittinggi
- BGN dan Kemensos Matangkan Penyaluran MBG bagi Lansia dan Disabilitas
Advertisement
Update Gempa Pacitan, 15 Warga Bantul Luka dan 13 Bangunan Rusak
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Starmer Akui Salah Pilih Dubes Inggris AS dalam Skandal Epstein
- Kementan Perkuat AUTP Hadapi Risiko Iklim Awal 2026
- Harga Cabai Fluktuatif, Disperindag DIY Pastikan Stok Aman
- Bank Jateng Dukung Percepatan Perbaikan Rumah Korban Bencana Jepara
- Roblox Terapkan Klasifikasi Usia IGRS untuk Pengguna di Indonesia
- Rusia Bebas dari New START, Masa Depan Perjanjian Nuklir Tak Pasti
- Wacana Pilkada Lewat DPRD Dinilai Bisa Jadi Bumerang Politik
Advertisement
Advertisement



