Borobudur Indonesia Expo 2026 Ditargetkan Dongkrak Ekonomi Kota Magelang
Borobudur Indonesia Expo 2026 di Kota Magelang ditargetkan menarik 40.000 pengunjung dan transaksi Rp2 miliar untuk menggerakkan ekonomi daerah.
Foto Ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA - Pandemi Covid-19 berdampak pada sektor ekonomi. Aktivitas ekonoomi banyak yang terhenti sehingga banyak orang kehilangan pekerjaan. Jumlah penduduk miskin makin meningkat, khususnya di perkotaan.
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) persentase penduduk miskin di Indonesia pada September 2020 meningkat sebesar 10,19 persen atau bertambah 1,13 juta orang menjadi 27,55 juta orang.
Dari jumlah tersebut, mayoritas penambahan penduduk miskin paling banyak disumbangkan dari perkotaan.
"Covid-19 lebih berdampak di perkotaan. Penduduk miskin di perkotaan naik sebesar 1,32 persen," ucap Kepala BPS Kecuk Suhariyanto dalam konfrensi pers secara virtual di Jakarta, Senin (15/2/2021).
Baca juga: Covid-19 Membuat Ketimpangan di Indonesia Makin Lebar
Sementara jumlah penduduk miskin yang tersebar di perdesaan mengalami kenaikan, tetapi hanya separuhnya, yaitu sebesar 0,60 persen.
Berdasarkan data BPS, persentase penduduk miskin perkotaan pada Maret 2020 sebesar 7,38 persen, naik menjadi 7,88 persen pada September 2020.
Sedangkan persentase penduduk miskin perdesaan pada Maret 2020 sebesar 12,82 persen, naik menjadi 13,20 persen pada September 2020.
Dibanding Maret 2020, jumlah penduduk miskin September 2020 di wilayah perkotaan naik sebanyak 876,5 ribu orang.
Baca juga: Virus Corona yang Menyebar di Seluruh Dunia Cuma Setengah Kaleng Minuman
Jumlah itu naik dari 11,16 juta orang pada Maret 2020 menjadi 12,04 juta orang pada September 2020.
Pada periode yang sama, jumlah penduduk miskin perdesaan naik sebanyak 249,1 ribu orang (dari 15,26 juta orang pada Maret 2020 menjadi 15,51 juta orang pada September 2020).
Garis Kemiskinan pada September 2020 tercatat sebesar Rp 458.947,-/kapita/bulan dengan komposisi Garis Kemiskinan Makanan sebesar Rp 339.004,- (73,87 persen) dan Garis Kemiskinan Bukan Makanan sebesar Rp 119.943,- (26,13 persen).
Pada September 2020, secara rata-rata rumah tangga miskin di Indonesia memiliki 4,83 orang anggota rumah tangga.
Dengan demikian, besarnya garis kemiskinan per rumah tangga miskin secara rata-rata adalah sebesar Rp 2.216.714,-/rumah tangga miskin/bulan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Borobudur Indonesia Expo 2026 di Kota Magelang ditargetkan menarik 40.000 pengunjung dan transaksi Rp2 miliar untuk menggerakkan ekonomi daerah.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 19 September 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 19 September 2026 tersedia 5 perjalanan dari masing-masing arah. Cek jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Sabtu 19 September 2026 lengkap dari Stasiun Yogyakarta hingga Palur, termasuk keberangkatan terakhir.
Pemkot Jogja sidak Alkid usai viral dugaan pungutan pelaku usaha. Wawali Wawan Harmawan meminta persoalan diklarifikasi.
Jadwal KRL Solo-Jogja Sabtu 19 September 2026 dari Stasiun Palur ke Jogja lengkap dengan waktu keberangkatan tiap stasiun.