Polda Jateng Ungkap 53 Kasus BBM-LPG Subsidi, 60 Tersangka
Polda Jateng ungkap 53 kasus penyalahgunaan BBM dan LPG subsidi, 60 tersangka diamankan dengan kerugian negara Rp12 miliar.
Ilustrasi/Antara-Feny Selly
Harianjogja.com, SEMARANG – Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo, menyebut jumlah tenaga kesehatan atau nakes di wilayahnya yang terpapar Covid-19 mengalami penurunan dalam beberapa pekan terakhir.
Ia pun mengklaim penurunan tersebut disebabkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19 kepada para nakes di Jateng yang mulai dilaksanakan sejak 14 Januari lalu.
BACA JUGA: PTKM DIY Tak Efektif, Banyak Orang Terjerat Rentenir & Pinjaman Online
“Tiga pekan terakhir jumlahnya terus turun. Bahkan di pekan terakhir ini, hanya 55 nakes yang terpapar. Itu turunnya sangat drastis dari sebelum divaksin. Sebelumnya itu per pekan bisa 200-an nakes. Jumlahnya turun jadi 170-an, 140-an, dan terakhir 55 kasus,” ujar Ganjar seusai menggelar rapat koordinasi penanganan Covid-19 di kantornya, Senin (8/2/2021).
Ganjar pun berharap dengan menurunnya jumlah nakes yang terpapar karena efek vaksin Covid-19, akan memberikan kepercayaan kepada masyarakat. Masyarakat menjadi tidak takut dan khawatir lagi untuk divaksin.
"Artinya, kalau klaster nakes ini bisa menjadi acuan, maka yang lain akan menjadikan harapan. Kalau dari 200 kasus turun jadi 50-an kasus, itu artinya penurunan cukup besar. Maka kalau nakes sudah beres, mudah-mudahan bisa segera dilanjutkan ke pelayanan publik," jelasnya.
Pelayanan publik lanjut Ganjar akan mulai divaksin pada pekan ketiga Februari 2021. Total sasaran vaksin mencapai 2,3 juta warga.
"Namun pak Presiden meminta agar pada periode ini dimasukkan juga kelompok masyarakat strategis seperti pedagang pasar, guru, kiai, tokoh agama, dan lain-lain,” imbuhnya.
BACA JUGA: Kecuali DIY, Seluruh Provinsi di Jawa Berstatus Siaga Banjir
Ganjar meminta seluruh daerah di Jateng mempersiapkan vaksinasi tahap kedua, termasuk mendata kelompok masyarakat strategis dan rentan yang menjadi sasaran.
"Tadi ada yang mengusulkan pedagang keliling, sopir bus dan kelompok rentan lainnya. Saya minta segera disiapkan agar saat pelaksanan vaksinasi, semua bisa cepat," pungkasnya.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jateng, Yulianto Prabowo, mengatakan data penurunan angka kasus positif pada nakes itu diambil dari sistem Covid-19. Dirinya membenarkan bahwa ada penurunan yang signifikan dari sebelum divaksin dan setelah divaksin.
"Itu cukup menggembirakan, karena penurunanya sangat drastis. Sebelum vaksinasi, tiap pekan ada 250 lebih nakes yang terpapar Covid-19. Namun setelah vaksinasi pada tanggal 14 Januari lalu, jumlah kasusnya terus mengalami penurunan. Dari 250 kasus per pekan menjadi 55 kasus,” ujar Yulianto.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos
Apa itu Influenza A? Kenali gejala, masa inkubasi, cara penularan, risiko komplikasi, hingga tanda bahaya yang membutuhkan pertolongan medis.
Pieter Huistra memastikan PSS Sleman siap menghadapi Dewa United di Banten International Stadium pada Minggu (20/9/2026).
Leony Vitria resmi dilamar Charles Seaman pada 17 September 2026. Kabar ini menarik perhatian karena Leony dulu sempat mengaku tak ingin menikah.
Veda Ega Pratama bersiap menghadapi Moto3 Austria 2026 setelah finis ke-18 di Misano. Ia berharap karakter Red Bull Ring membantu kebangkitannya.
Zhang Yiming, pendiri ByteDance, menyalip Gautam Adani sebagai orang terkaya di Asia dengan kekayaan lebih dari US$105 miliar menurut Bloomberg Billionaires Ind