Vaksin Covid-19 Palsu Ditemukan di China, 80 Orang Ditangkap

Ilustrasi. - Reuters
02 Februari 2021 22:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA- Polisi China menemukan vaksin Covid-19 palsu. Sebanyak 80 orang dibekuk dan 3 ribu dosis vaksin Covid-19 palsu yang telah beredar luas mulai bulan September, disita.

Kantor berita negara Xinhua melaporkan pelaku telah melakukan penipuan sejak September tahun lalu dan kini semua vaksin Covid-19 palsu telah dilacak.

Vaksin palsu dibuat dengan menyuntikkan garam ke dalam jarum suntik, katanya.

Global Times menulis, para pelaku mungkin ingin mengirim vaksin ke luar negeri, mengutip sumber yang dekat dengan produsen vaksin utama China.

Baca juga: Penumpang Pesawat di DIY Meningkat 28% pada Desember 2020

Operasi dilakukan oleh polisi di beberapa tempat termasuk Beijing, Shanghai dan provinsi timur Shandong, lapor Xinhua.

Negara-negara di seluruh dunia telah meluncurkan program vaksin dengan harapan mengakhiri pandemi virus korona selama setahun.

Sementara itu, The Conversation mencatat ada dua vaksin Covid-19 yang tengah dikembangkan di China salah satunya CanSino Biologics, yang masuk dalam fase tiga uji coba di negara Arab.

Baca juga: Sebulan Terakhir, Jumlah Kematian karena Covid-19 di Bantul Melonjak Drastis

Vaksin lainnya adalah Anhui Zhifei Longcom yang menggunakan virus yang telah dimurnikan untuk memicu kekebalan tubuh.

Sementara itu, PT Bio Farma kembali menerima bahan baku atau bulk vaksin Covid-19 produksi Sinovac, China. Pada tahap keempat ini, mereka menerima 11 juta vaksin Sinovac dalam bentuk bulk.

Vaksin tersebut, terdiri dari 10 juta vaksin dalam bentuk bulk dan 1 juta vaksin sebagai overfill yang mana untuk antisipasi produksi di Bio Farma.

Sumber : Suara.com