Usai Divaksin Justru Positif Covid-19, Haruskah Disuntik Dosis Kedua?

Ilustrasi vaksin Covid-19. - Antara
23 Januari 2021 12:47 WIB Mia Chitra Dinisari News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Beberapa kasus orang positif covid-19 usai menerima suntikan vaksin covid-19 pertama muncul di Indonesia. Meskipun telah disangkal sejumlah ahli jika vaksin covid-19 bukanlah penyebab mereka terinfeksi.

Lantas, apakah mereka masih harus menerima suntikan vaksin covid-19 kedua? Epidemiolog dari UNS Tonang Dwi Ardiyanto mengatakan untuk optimalisasi, masih diperlukan suntikan kedua.

BACA JUGA : Lebih dari 1.000 Tenaga Kesehatan di Kota Jogja Telah

Dia menjelaskan, karena jumlah virus yang menginfeksi pada infeksi alami itu tidak seragam, maka justru suntikan pertama menjadi tidak optimal bila tidak dilengkapi suntikan kedua.

Apalagi bila infeksi berlangsung tanpa gejala atau ringan. Sebaliknya bila terjadi gejala sedang apalagi berat, akan ditentukan bagaimana respon imun alami pasien apakah berhasil melewati masa infeksi.

Bila kemudian pasien mampu melewati fase infeksi, dan diberikan suntikan kedua, akan makin menguatkan antibodinya.

BACA JUGA : HARIAN JOGJA HARI INI: Vaksin Dimulai, Prokes Harus Jalan

Agar lengkap pemberiannya, maka ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi sebelum dilakukan suntikan kedua sebagai berikut seperti dikutip dari akun facebooknya: 

1. Bila saat jadwal suntikan kedua, ada gejala, maka pemberian ditunda sampai gejala hilang ditambah 3 hari bebas gejala (seperti pedoman pengakhiran masa isolasi kasus konfirmasi). Tentang penundaan ini ada pada rilis resmi BPOM menyertai EUA.

2. Bila saat jadwal suntikan kedua tidak ada gejala, maka dapat langsung diberikan.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia