Advertisement
Sejumlah Nelayan Pantai Kis Temukan Bagian Tubuh Diduga Korban Sriwijaya Air
Suhanda, juru parkir Pantai Kis Tangerang, menceritakan kesaksian para nelayan sekitar menemukan bagian tubuh diduga korban Sriwijaya Air SJ182, Rabu (20/1/2021). - Suara.com/Muhammad Jehan Nurhakim
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA- Sejumlah nelayan di sekitar Pantai Kis, Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, menemukan beberapa bagian tubuh manusia yang diduga korban Sriwijaya Air SJ182.
Juru parkir Pantai Kis, Suhanda mengatakan, beberapa bagian tubuh itu seperti kaki hingga kepala.
Advertisement
"Ada beberapa nelayan yang dapat bagian dari kaki terus kepala," kata Suhanda saat ditemui di lokasi, Rabu (20/1/2021).
Para nelayan yang menemukan body parts atau bagian tubuh manusia segera melaporkan ke pihak berwajib dan akhirnya diberikan ke pusat pencarian.
Baca juga: Kunjungi Posko Sriwijaya SJ 182, Jokowi Minta Pengawasan Pesawat Terbang Diperketat
Suhanda mengatakan bahwa beberapa nelayan diberikan imbalan Rp 1 juta atas temuan tersebut.
"Mereka ini langsung melapor ke Polsek Pakuhaji untuk diindentifikasi. Dari sini ke petugas berwajib lalu dilaporkan ke pusat," ungkapnya.
Untuk sekadar diketahui, jarak Pantai Kis dengan lokasi pesawat Sriwijaya Air jatuh sekitar 25 kilometer.
Jika menggunakan kapal nelayan, bisa ditempuh dengan waktu 1 jam.
Baca juga: Sejumlah Menteri Disuntik Vaksin Covid-19 Hari Ini
Suhanda mengatakan saat kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ182 terjadi, mendengar suara keras.
Namun ia tak menduga jika itu pesawat jatuh.
"Cuacanya gelap, hujan juga gede. Ada suara petir juga. Masyarakat di sini enggak nyangka kalau pesawat yang jatuh. Jadi dikira petir biasa. Cuma ada getaran dikit. Ombak juga lumayan besar, jadi besarnya sepintas. Makanya sempat (merasa) aneh," tutupnya.
Diketahui, pesawat Sriwijaya Air SJ 182 jatuh di perairan Kepulauan Seribu, di antara Pulau Lancang dan Pulau Laki, Sabtu (9/1/2021) pukul 14.40 WIB.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- KPK Belum Tahan Yaqut dan Gus Alex, Tunggu Proses Lengkap
- Yaqut Resmi Jadi Tersangka Kasus Kuota Haji, Segini Daftar Kekayaannya
- Bahlil: Tambang untuk Ormas Tetap Jalan Meski Diuji MK
- Ketegangan Baru: Uni Eropa Kritik Klaim Donald Trump atas Greenland
- Pencurian Baut Rel di Blitar Ancam Keselamatan Kereta
Advertisement
Kulonprogo Terapkan Pidana Kerja Sosial di KUHP Baru
Advertisement
Destinasi Favorit Terbaru di Sleman, Tebing Breksi Geser HeHa Forest
Advertisement
Berita Populer
- Campak Serang 1.248 Warga Pamekasan, 12 Balita Meninggal
- Motif Ekonomi, Pelaku Pencurian Anjing di Sleman Minta Maaf
- Efisiensi Anggaran, Belanja Kementerian-Lembaga Tetap Melonjak
- Rusia Kecam AS Sita Tanker Marinera di Laut Lepas
- Birokrasi Unggul, Kulon Progo Raih Penghargaan Manajemen Talenta BKN
- Kunjungan Wisman via YIA November 2025 Turun Secara Bulanan
- Bonus Atlet SEA Games Rp480 Miliar Dipastikan dari APBN
Advertisement
Advertisement



