Advertisement
Viral Bule AS Ajak Tinggal di Bali, Ini Hasil Pengusutan Awal Pihak Imigrasi
Suasana Nyepi Di Bali Suasana ruas jalan Pantai Kuta terlihat lenggang saat Hari Raya Nyepi di Kuta, Bali, Rabu (9/3). - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Kristen Grey, bule asal Amerika Serikat (AS) baru-baru ini menghebohkan netizen Indonesia karena mengajak bule lainnya tinggal di Bali. Imigrasi Bali mulai menerjunkan tim untuk mengecek keberadaan bule tersebut.
Kepala Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Bali, Eko Budianto, mengatakan bahwa tim telah mengecek keberadaan Kristen Grey yang sebelumnya dikabarkan berada di daerah Nusa Dua.
Advertisement
"Kami cek sesuai dengan apa yang di media sosial keberadaannya yakni tinggal di Nusa Dua, setelah ditelusuri tidak ada," kata Eko, Senin (18/1/2021).
Baca juga: Selain Punya Balita, Ini Alasan Tersangka Video Syur, Gisella Tidak Ditahan
Eko menambahkan bahwa pihaknya juga telah mengecek keberadaan Kristen Gray melalui sponsornya yang berada di daerah sunset road, ternyata sponsor yang dimaksud tak terkait dengan bule AS tersebut.
"Akhirnya kami melakukan pendalaman datanya, ternyata perpanjangan yang bersangkutan itu ada di Imigrasi Denpasar, dan alamat yang bersangkutan ada di Ubud, Gianyar," imbuhnya.
Tim Imigrasi, kata Eko, kemudian bergerak ke Ubud. "Tim bergerak ke sana, tapi kami belum mendapatkan informasi apakah tim itu sudah mendapatkan atau belum, mereka masih berada di dalam perjalanan ke Ubud," jelasnya.
"Jadi semua sudah kami telusuri," tukasnya.
Baca juga: Vegetarian Salah Satu Kategori Orang Berisiko Rendah Terinfeksi Covid-19
Seperti diketahui, seorang wanita warga negara Amerika memicu kemarahan para netizen Tanah Air setelah mengunggah sebuah thread untuk mengajak turis asing tinggal di Bali.
Thread dari akun Kristen Gray pada Sabtu (16/1/2021) berisi tentang bagaimana dirinya putus asa tinggal di Los Angeles dengan biaya hidup tinggi dan kesulitan mencari kerja lalu memutuskan pindah ke Bali.
Dia menceritakan banyak benefit yang dia rasakan selama tinggal di Bali, seperti biaya hidup yang murah, gaya hidup mewah, ramah terhadap queer (identitas seksual minoritas), dan adanya komunitas kulit hitam.
Namun, thread yang kini telah dihapus tersebut justru mendapat serangan dari warga net Indonesia. Bahkan, topik Bali tengah trending di Twitter. Mereka menuding Gray tinggal di Bali tanpa membayar pajak dan merebut pekerjaan warga lokal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa Darat M3,1 Guncang Pasaman, Getaran Terasa hingga Bukittinggi
- BGN dan Kemensos Matangkan Penyaluran MBG bagi Lansia dan Disabilitas
- BPJS Kesehatan Jelaskan Mekanisme Reaktivasi PBI JKN, Begini Caranya
- Ormas Islam Pahami Alasan Prabowo Masukkan RI ke Dewan Perdamaian
- Seleksi Sekolah Rakyat Dimulai, Kemensos Siapkan Kuota 30 Ribu Siswa
Advertisement
Derbi Mataram PSIM Jogja vs Persis Solo Dijaga Ketat Ratusan Personel
Advertisement
India Deportasi 2 Turis Inggris yang Tempel Stiker Free Palestine
Advertisement
Berita Populer
- Praktis, Ini Cara Hilangkan Latar Belakang Foto Online Gratis Sekejap
- Nasabah Bank Jateng Bawa Pulang Innova Hybrid
- Kecelakaan Beruntun Dini Hari di Simpang Monjali, Rugi Rp37 Juta
- Asap TPA Piyungan Dikeluhkan, DLH Bantul Hentikan Pembakaran Malam
- Honda HR-V 2027 Terendus, Desain Lebih Kekar dan Full Hybrid
- Laka Lantas Kulonprogo 2025 Tembus 844 Kasus, Jalan Wates-Jogja Rawan
- Jembatan Kereta Api Ambruk di Jiangsu China, Lima Pekerja Tewas
Advertisement
Advertisement



