Advertisement
Sandiaga Uno Bongkar Filosofi Jaket Biru dari Jokowi untuk 6 Menteri
Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengumumkan Sandiaga Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (22/12/2020). - Ist/ dok Biro Pers Setpres
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Presiden Jokowi memberikan jaket biru kepada enam menterinya saat pengumuman reshuffle kabinet, Selasa (22/12/2020) lalu.
Salah satu menteri tersebut, Sandiaga Uno menjelasan dengan cukup detail filosofi demi filosofi dari jaket biru yang sempat hangat diperbincangkan masyarakat ini.
Advertisement
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini mengungkap makna di balik jaket biru tersebut lewat sebuah video yang dibagikan di akun Instagram miliknya, Sabtu (2/1/2021).
Baca juga: Angka Kriminalitas di Gunungkidul Menurun, Ini Penyebabnya
Sandiaga Uno pertama menerangkan soal pemilihan warna biru yang katanya tidak sembarangan karena melambangkan sejumlah simbol positif.
"Ini adalah simbol, biru adalah simbol kerja keras, biru adalah simbol kerja cepat, biru adalah simbol integritas," kata Sandiaga Uno dikutip, Minggu (3/1/2021).
Kemudian, Sandiaga Uno menjelaskan soal filosofi di balik pemilihan jenis jaket yang diberikan oleh Presiden Jokowi.
Sama halnya dengan warna, kata Sandiaga Uno ada makna dibalik pemilihan jenis jaket all weather yang menandakan para menteri harus siap dalam kondisi apapun.
Baca juga: Belasan Ular Kobra Ditemukan di Bawah Lantai, Diduga Induknya Terjebak 3 Bulan
"Dan ini bentuknya adalah bentuk jaket yang all weather, termasuk jaket hujan. Jadi kita tetap bekerja dalam situasi apapun juga, dan ini harus mengingatkan kita untuk siap memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara," imbuh Sandiaga Uno.
Lebih lanjut, Sandiaga Uno mengaku mendapatkan banyak pertanyaan perihal tempat pembelian jaket biru tersebut.
Meski begitu, Sandiaga Uno enggan memberi tahu karena dia menantang para pelaku usaha kreatif untuk membuat jaket seperti itu. Sebab hal itu menurutnya bisa membantu membangkitkan ekonomi kreatif setiap daerah apabila ditambah unsur kearifan lokal.
"Saya tidak ingin memberi tahu ini bisa didapat di mana. Saya malah menantang para pelaku usaha kreatif di setiap daerah untuk membuat jaket biru itu sendiri, dengan menambah kearifan lokal daeri masing-masing daerah," tegas Sandiaga Uno.
"Jadi membangkitkan ekonomi kreatif di daerah masing-masing, dengan pola seperti ini melibatkan usahawan lokal, ekonomi kreatif lokal, dan menjadi ada ciri-cirinya di setiap daerah," tukas dia melanjutkan.
Tidak berhenti sampai di situ saja, Sandiaga Uno juga mengatakan bahwa para pelaku ekonomi kreatif yang membuat jaket itu bisa jadi akan meraup omzet tingga karena sedang tren saat ini.
"Jadikanlah ini sebagai peluang usaha yang dapat menciptkan lapangan pekerjaan. Percaya sama saya, mumpung momennya masih ada, usaha 'jaket biru' ini dijamin akan meraup omzet yang cukup besar," pungkas Sandiaga Uno.
Perlu diketahui, jaket biru sebagaimana dipaparkan oleh Sandiaga Uno dipakai oleh 6 menteri baru Presiden Jokowi saat pengumuman reshuffle kabinet di Istana.
Kekinian, video Sandiaga Uno memaparkan filosofi di balik jaket biru itu telah lebih dari 250 ribu kali disaksikan. Lihat videonya DI SINI.
Kontan pula video Sandiaga Uno meraih berbagai macam komentar dari pujian hingga cibiran.
"Mantap bang menteri, semoga bisa bekerja untuk rakyat dan membuat kebijakan yang benar-benar dibutuhkan rakyat," harap Taufikaslam_.
"Saya suka warna biru. Langit yang biru tandanya cuaca cerah dan udara yang sejuk. Lautan biru tandanya bersih dan indah seindah lautan Indonesia," timpal Nurabadi.
"Terlalu banyak filosofi, anda hasilnya masih ditunggu," tukas Rizal_story.
"Kerja saja yang nyata, gak perlu berfilosofi ini itu omong kosong oke oce, jangan sampai ujungnya ditangkap KPK," balas Muhan_nas.
"Kerja aja Pak, gak usah sibuk sama kostum. Yang dulu pakai kostum putih-putih juga korupsi," sahut Zidanegadungan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Trump Ingin Konflik Iran Cepat Usai, Tekanan Justru Meningkat
- Pelecehan Berlangsung 8 Tahun, DPR Kejar Keadilan Korban Syekh AM
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
Advertisement
Target Tangkapan Ikan DIY Naik Gunungkidul Jadi Penopang
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Harga Bahan Pokok di Bantul Stabil dan Bebas Penimbunan
- Banjir Mengepung Enam Desa di Batang, Warga Terjebak di Dalam Rumah
- Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
- Alpukat Tak Kunjung Lunak Coba Cara Sederhana Ini
- Malioboro Membeludak, Wisatawan Dialihkan ke Kotagede dan Kotabaru
- Anak Rentan Tumbang Akibat Kelelahan Arus Balik Jelang Masuk Sekolah
- Wisatawan Nekat Terobos TPR Parangtritis demi Hindari Tiket Masuk
Advertisement
Advertisement







