Target Pendanaan Iklim 45 Persen Dihapus, Transisi Hijau Terancam
Bank Dunia menghapus target pembiayaan iklim 45 persen setelah tekanan AS. Negara berkembang khawatir pendanaan transisi hijau dan adaptasi iklim melemah.
Ilustrasi - Polisi memeriksa kondisi kesehatan para wisatawan asing dan domestik yang datang dari Pelabuhan Padang Bai, Bali, tiba di Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara, NTB. /ANTARA
Harianjogja.com, JAKARTA – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengubah proyeksi kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) setelah sektor ini terimbas Covid-19. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan target kunjungan 18 juta wisman yang mulanya ditargetkan tercapai tahun ini kemungkinan baru akan terwujud pada 2025.
“Pariwisata dan ekonomi kreatif merupakan sektor yang paling terdampak pandemi Covid-19. Hal ini terlihat dari jumlah kunjungan wisman ke Indonesia yang mengalami penurunan drastis,” kata Sandiaga dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Kamis (31/12/2020).
Sandiaga memperkirakan kunjungan wisman baru sekitar 4 sampai 7 juta orang pada 2021. Penurunan drastis wisman setidaknya telah tecermin dari data wisman pada 2020.
BACA JUGA : Menteri Sandiaga Targetkan Kunjungan Wisman
Kunjungan wisman selama Januari-September 2020 yang hanya berjumlah 3,56 juta orang atau turun 70,57 persen. Pada periode yang sama tahun lalu, kunjungan wisman mencapai 12,1 juta orang.
Meski target pada 2021 terbilang moderat, Sandiaga optimistis target kunjungan 18 juta wisman yang semula dibidik pada 2020 dapat tewujud pada 2025 seiring dengan pemulihan sektor pariwisata.
Dia mengatakan Kemenparekraf akan fokus pada penyelesaian pembangunan infrastruktur 5 destinasi super prioritas yakni Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang.
BACA JUGA : Baru Jadi Menteri, Sandiaga Uno Tantang Daerah Bikin Jaket
Selain itu, investasi sektor pariwisata dan penguatan promosi lewat pemanfaatan teknologi digital disebut Sandiaga akan dioptimalisasi.
“Kami akan menerapkan tiga strategi dalam mempercepat pemulihan pariwisata yakni dengan inovasi dengan menggunakan teknologi untuk memetakan potensi dan penguatan. Kedua dengan adaptasi dengan penerapan protokol kesehatan, dan ketiga dengan kolaborasi bersama semua pihak,” ujar Sandiaga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
PSEL Bogor Raya menargetkan listrik 20 MW–30 MW dari 1.500 ton sampah per hari, sekaligus menangani timbunan lama TPAS Galuga.
Pemerintah menargetkan kontrak Giant Sea Wall Pantura sepanjang 575 km mulai dibagi pada awal 2027 untuk melindungi pesisir Jawa.
Penerimaan pajak ekonomi digital mencapai Rp57,23 triliun hingga Agustus 2026, dengan kontribusi terbesar berasal dari PPN PMSE.
Bandara Ahmad Yani Semarang memanfaatkan PLTS 100 kWp. Selama Januari-Juni, panel surya menghasilkan 63.800 kWh untuk kebutuhan listrik.
Batu sengaja diletakkan di rel Tulungagung hingga mengganggu dua perjalanan kereta. KAI mengingatkan ancaman pidana maksimal 15 tahun.