Advertisement

Menteri Sandiaga Perkirakan Target 18 Juta Wisman Terwujud 2025

Iim Fathimah Timorria
Kamis, 31 Desember 2020 - 18:17 WIB
Sunartono
Menteri Sandiaga Perkirakan Target 18 Juta Wisman Terwujud 2025 Ilustrasi - Polisi memeriksa kondisi kesehatan para wisatawan asing dan domestik yang datang dari Pelabuhan Padang Bai, Bali, tiba di Gili Trawangan, Kabupaten Lombok Utara, NTB. - ANTARA

Advertisement

Harianjogja.com, JAKARTA – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengubah proyeksi kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) setelah sektor ini terimbas Covid-19. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengatakan target kunjungan 18 juta wisman yang mulanya ditargetkan tercapai tahun ini kemungkinan baru akan terwujud pada 2025.

“Pariwisata dan ekonomi kreatif merupakan sektor yang paling terdampak pandemi Covid-19. Hal ini terlihat dari jumlah kunjungan wisman ke Indonesia yang mengalami penurunan drastis,” kata Sandiaga dalam keterangan tertulis yang diterima wartawan, Kamis (31/12/2020).

Sandiaga memperkirakan kunjungan wisman baru sekitar 4 sampai 7 juta orang pada 2021. Penurunan drastis wisman setidaknya telah tecermin dari data wisman pada 2020.

PROMOTED:  Resmikan IKM di Umbulharjo, Dinas Perinkopukm Jogja Berharap IKM Naik Kelas

BACA JUGA : Menteri Sandiaga Targetkan Kunjungan Wisman

Kunjungan wisman selama Januari-September 2020 yang hanya berjumlah 3,56 juta orang atau turun 70,57 persen. Pada periode yang sama tahun lalu, kunjungan wisman mencapai 12,1 juta orang.

Meski target pada 2021 terbilang moderat, Sandiaga optimistis target kunjungan 18 juta wisman yang semula dibidik pada 2020 dapat tewujud pada 2025 seiring dengan pemulihan sektor pariwisata.

Dia mengatakan Kemenparekraf akan fokus pada penyelesaian pembangunan infrastruktur 5 destinasi super prioritas yakni Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, dan Likupang.

BACA JUGA : Baru Jadi Menteri, Sandiaga Uno Tantang Daerah Bikin Jaket

Selain itu, investasi sektor pariwisata dan penguatan promosi lewat pemanfaatan teknologi digital disebut Sandiaga akan dioptimalisasi.

Advertisement

“Kami akan menerapkan tiga strategi dalam mempercepat pemulihan pariwisata yakni dengan inovasi dengan menggunakan teknologi untuk memetakan potensi dan penguatan. Kedua dengan adaptasi dengan penerapan protokol kesehatan, dan ketiga dengan kolaborasi bersama semua pihak,” ujar Sandiaga.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Advertisement

Video Terbaru

Advertisement

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Advertisement

Advertisement

alt

Rawan Bencana Hidrometeorologi, BPBD Bantul Siagakan Pos di 29 Kalurahan

Bantul
| Sabtu, 08 Oktober 2022, 00:37 WIB

Advertisement

alt

Satu-satunya di Kabupaten Magelang, Wisata Arung Jeram Kali Elo Terus Dikembangkan

Wisata
| Kamis, 06 Oktober 2022, 07:17 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement