Gubernur DKI Anies Baswedan Dinyatakan Sembuh dari Covid-19

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dua dua tenaga kesehatan mengenakan alat pelindung diri (APD). - @kawalCOVID19
29 Desember 2020 12:37 WIB Nyoman Ary Wahyudi News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA — Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dinyatakan telah sembuh dari infeksi Covid-19 pada hari ini, Selasa (29/12/2020). Kabar itu disampaikan langsung oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria kepada awak media di Balai Kota DKI Jakarta.

“Alhamdulillah, Pak Anies hari ini sudah negatif, sudah pulang ke rumah dan akan segera nanti kembali ke Balai Kota,” kata Ariza.

Dia mengatakan, dalam waktu dekat Anies akan kembali berdinas di Balai Kota DKI Jakarta seperti biasanya. “Nanti kita lihat, saya kira tidak lama lagi, mudah-mudahan segera, yang pasti sudah negatif ya alhamdulillah negatif, negatif per hari ini,” kata Ariza.

BACA JUGA : Anies Diisukan Tarik Rem Darurat Covid-19

Pada awal Desember 2020, Anies Baswedan mengonfirmasi bahwa dirinya dinyatakan positif terpapar virus Covid-19. Meski dikonfirmasi positif, Anies menyataan akan tetap bekerja memimpin rapat-rapat virtual dan melakukan isolasi mandiri.

Anies menyampaikan dirinya dinyatakan positif Covid-19 berdasar hasil tes usap PCR yang keluar pada Selasa dini hari (1/12/2020).

Pada Senin siang (30/11), Anies telah melaksanakan tes usap PCR di Balai Kota DKI Jakarta. Sebelumnya, pada Rabu (25/11), Anies juga telah melakukan tes usap PCR rutin dan saat itu hasilnya negatif.

Setelah Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria dinyatakan positif Covid-19, Anies juga sempat melakukan tes usap antigen pada Minggu (29/11/2020) dan hasilnya negatif. Anies mengaku intens bertemu dengan Ariza untuk melaksanakan rapat berdua.

BACA JUGA : Anies Baswedan Gubernur Terpopuler 2020

“Setelah berkonsultasi dan sesuai dengan arahan dokter, saya akan menjalani isolasi mandiri dan mengikuti prosedur pengobatan yang ditetapkan tim medis,” ujarnya pada Selasa (1/12/2020).

Anies menambahkan, terhadap seluruh kontak erat, baik keluarga maupun staf yang ada di kantor, telah dilakukan tes usap PCR.

“Isolasi mandiri akan saya lakukan di tempat yang terpisah dengan keluarga dan akan saya tinggali sendiri. Sementara keluarga akan tetap di kediaman pribadi,” ujarnya.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia