Jadwal KA Prameks 1 Oktober 2026, Ada 10 Perjalanan Jogja-Kutoarjo
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo 1 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari Jogja dan Kutoarjo.
Koordinasi antar oganisasi terkait program swasembada masker. /Ist.
Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah organisasi sosial kemasyarakatan menggalakkan program swasembada masker dalam rangka merespons pandemi Covid-19. Mengingat masker saat ini menjadi kebutuhan primer secara nasional.
Swasembada masker ini diupayakan oleh Gerakan Pakai Masker (GPM), PP Muhammadiyah dengan melibatkan Aisyiyah serta Indonesian Fashion Chamber (IFC) Jogja. Organisasi ini bersinergi untuk melakukan pemberdayaan masyarakat guna mewujudkan swasembada masker dalam menghadapi pandemi Covid-19.
“Ketersediaan masker secara nasional menjadi salah satu perhatian di masa pandemi. Karena masker sudah menjadi kebutuhan primer untuk mencegah penyebaran Covid-19, maka perlu adanya swasembada masker,” ungkap Indro Kussambodo pengurus Gerakan Pakai Masker (GPM) dalam rilisnya Rabu (16/12/2020).
BACA JUGA : Jogja Terima 50.000 Masker dari Korea Selatan
Gerakan itu dilakukan karena pandemi yang diakibatkan oleh Covid-19 kemungkinan masih berlangsung sampai vaksin tersalurkan ke masyarakat. Sehingga pemenuhan masker menjadi hal yang sangat penting. Pihaknya menyerahkan bantuan mesin jahit dari PT Rintis Sejahtera melalui GPM kepada lima Panti Asuhan binaan ‘Aisyiyah. Harapannya alat tersebut dapat digunakan untuk memproduksi masker.
“Bantuan ini sebagai langkah awal saja, selanjutnya mereka akan kami berikan pelatihan pembuatan masker bersama dengan IFC [Indonesian Fashion Chamber],” katanya.
Ia menambahkan selanjutnya akan diberikan pelatihan produksi hingga memperluas keahlian dalam produksi termasuk distribusi masker ke masyarakat. Pihaknya berharap program swasembada masker itu bisa berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat. “Distribusi masker ini akan dilakukan oleh GPM dan Muhammadiyah atau melalui partner yang ada nantinya,” ujarnya.
BACA JUGA : Keluar Rumah Harus Terus Pakai Masker
Pengurus Senior IFC Lia Mustafa mengatakan program ini bisa dikembangkan tidak hanya sekadar untuk memenuhi kebutuhan masker, namun bisa diarahkan ke aspek fashion, kenyamanan dalam penggunaan masker. “Kami berharap kolaborasi dan pelatihan ini ke depannya bisa berkembang ke kota lain, tidak hanya di Jogja,” paparnya.
Perwakilan IFC DIY Philips Iswandono menilai industri kreatif sangat berperan dalam rangka mendukung swasembada masker. Program ini sekaligus dapat meningkatkan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan pembuatan masker.
“Kami siap memberikan pendampingan, ini bisa untuk usaha skala rumah tangga, UMKM, membantu ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo 1 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY Oktober 2026 tersedia di Sleman dan Bantul. Cek lokasi, jam layanan, serta syarat perpanjangan SIM.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia ke lima tujuan. Simak jam keberangkatan dan informasi tarif DAMRI dari YIA.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal lengkap dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KA Bandara YIA Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Simak jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap beserta tipsnya.
Jadwal KRL Solo-Jogja dari Palur pada Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkap tiap stasiun.