Ancam Polisi Penembak 6 Laskar, Rizieq Shihab: Kami Bikin Tak Bisa Tidur

Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab (kedua kanan) menyapa massa yang menyambutnya di Petamburan, Jakarta, Selasa (10/11/2020). - ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha
09 Desember 2020 19:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA--Kasus penembakan enam anggota FPI akan dibawa ke jalur hukum. Pimpinan Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab menyatakan, akan mengambil jalur hukum dalam kasus penembakan terhadap enam orang pengawalnya di Jalan Tol Jakarta-Cikampek KM 50 Senin (7/12/2020) lalu.

Habib Rizieq bahkan mengancam kepolisian yang mengaku menembak ajudannya itu. Hal ini dikatakan Rizieq melalui rekaman suara yang beredar di kalangan wartawan dan diunggah di kanal youtube Hendri Official.

Rizieq mengatakan, pihaknya sudah selesai memeriksa kondisi dari enam jenazah pengawalnya itu. Laporan secara lengkap akan disampaikan melalui siaran pers kepada masyarakat.

"Pada saat yang tepat akan ada siaran pers secara nasional dan kita sampaikan pada semua rakyat Indonesia kami akan menempuh jalur hukum," ujar Rizieq, Rabu (9/12/2020).

Menurut Rizieq, jalur hukum adalah cara untuk menemukan kebenaran dari kasus ini. Ia menyatakan akan terus mencari pelakunya dan membuatnya tak bisa tidur dengan tenang.

"Kami akan tegas siapa pun yang terlibat dalam pembantaian ini. Kami tidak akan biarkan mereka tidur tenang!" kata Rizieq.

Rizieq menyatakan untuk mengungkap kasus ini, perlu kesabaran dan ketelitian. Jalur hukum yang ada harus ditempuh dan tidak boleh main hakim sendiri.

"Tapi kalau anda emosi, kalau anda main sendiri-sendiri, ini tidak akan terungkap," kata dia.

Untuk diketahui, enam orang pengawal pimpinan Front Pembela Islam (FPI) yang tertembak di tol Jakarta-Cikampek Km 50 sudah dimakamkan hari ini. Pemakaman berlangsung pada Rabu (9/12/2020) pagi di dua tempat yang berbeda.

Sekretaris Bantuan Hukum DPP FPI, Aziz Yanuar mengatakan lima orang pengawal Rizieq itu dimakamkan di Pondok Pesantren Agrokultural (Markaz Syariah FPI) Megamendung, Bogor, Jawa Barat. Pemakaman dihadiri banyak simpatisan FPI dan warga setempat.

Lima orang yang dimakamkan di Bogor itu di antaranya adalah Faiz Ahmad Syukur (22), Andi Oktiawan (33), M. Reza (20), Muhammad Suci Khadavi Poetra (21), dan Akhmad Sofiyan (26).

"Sudah dimakamkan tadi di Megamendung."

Sementara itu, seorang laskar FPI bernama Luthfi Hakim (24) yang juga tewas ditembak dimakamkan di kawasan Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat.

Kendati demikian, Aziz tak menjelaskan lebih lanjut mengenai lokasi Luthfi dimakamkan.

"Tidak semua di Bogor. Lima Megamendung, satu Cengkareng," jelasnya.

Selain itu, Aziz mengaku menemukan banyak kejanggalan dalam tubuh pengawal Rizieq itu. Namun ia enggan membeberkannya lebih jauh karena akan membuat pernyataan resmi.

"Banyak. Nanti saja ada keterangan lengkap dari DPP FPI."

Sumber : Suara.com