Advertisement
Mandi di Sungai Elo, Bocah di Magelang Tewas Tenggelam
Proses evakuasi bocah tenggelam di Sungai Elo di Dusun Pongangan, Desa Pasuruhan, Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Selasa (12/8/2020). - Ist/dok BPBD Kabupaten Magelang
Advertisement
Harianjogja.com, MAGELANG- Sungguh malang nasib Maya Amanda Andra Rizky. Bocah 13 tahun ini meninggal dunia setelah tenggelam di Sungai Elo, Selasa (8/12/2020).
Kejadian ini bermula saat bocah warga Dusun Tulung Desa Pasuruhan Mertoyudan Kabupaten Magelang itu mandi di Sungai Elo bersama dua orang temannya, Amel dan Dina. Mereka mandi pada Selasa siang pukul 12.30 WIB di wilayah Dusun Pongangan.
Advertisement
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Edy Susanto menjelaskan saat ketiganya asyik mandi, tiba-tiba Maya terseret arus sungai. “Mengetahui temannya terseret, Amel dan Dina yang berada tak jauh darinya, langsung berusaha menarik, tapi tidak berhasil,” jelas Edy, Selasa.
Baca juga: Lansia 83 Tahun Terima Vaksin Corona Pfizer Pertama di Inggris
Penyusuran kemudian dilakukan oleh BPBD, Satpol PP & PK, Polsek Mertoyudan, komunitas relawan, dan warga. Korban akhirnya ditemukan pukul 15.05 WIB di lokasi yang berjarak sekitar 150 meter dari tempat awal tenggelam.
“Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia. Selanjutnya dibawa ke rumah duka dan diserahkan kepada pihak keluarga di Dusun Tulung,” tambah Edy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Warga Gunungkidul Tertipu Renovasi Masjid, Bangunan Telanjur Dibongkar
Advertisement
Korea Selatan Perpanjang Bebas Biaya Visa hingga Juni 2026
Advertisement
Berita Populer
- 80 Tahun Jogja Ibu Kota RI, Eko Suwanto Ajak Warga Cinta Tanah Air
- Prabowo Bahas Proyek Hilirisasi Rp100 Triliun di Hambalang
- Pemkab Kulonprogo Lantik 25 Kepsek Baru
- Parlinka Project Amikom Edukasi Pola Asuh Positif Orang Tua Remaja
- Kementan Bentuk 33 Balai Besar Modernisasi Pertanian
- Walking Tour Telusuri Jejak Sejarah Simpang Lima Boyolali
- ADD Gunungkidul 2026 Tetap Rp123 Miliar Meski TKD Dipangkas
Advertisement
Advertisement



