Ini Tempat Penyimpanan Vaksin Sinovac di Indonesia

Pagi tadi, pesawat jenis Boeing 777-300 ER dengan nomor registrasi PK-GIC tersebut lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada pukul 05.30 WIB. - presidenri.go.id
07 Desember 2020 11:57 WIB Fatkhul Maskur News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Sebanyak 1,2 juta vaksin Covid-19 buatan Sinovac tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Minggu (6/12/2020) malam. Jutaan vaksin itu langsung dibawa menuju Kantor Pusat Bio Farma di Kota Bandung.

Vaksin buatan Sinovac tersebut dibawa dari Beijing dengan menggunakan pesawat charter dari maskapai Garuda Indonesia berjenis Boeing 777-300 ER dengan nomor registrasi PK-GIC.

"Setelah mendapatkan izin dari BPOM, baru kami lakukan vaksinasi. Kaidah-kaidah saintifik, kaidah-kaidah ilmiah ini juga saya sudah sampaikan, wajib diikuti. Kita ingin keselamatan, keamanan masyarakat itu harus betul-betul diberikan tempat yang paling tinggi," kata Presiden Joko Widodo seperti dikutip Antara, Senin (7/12/2020).

Baca juga: Tanggapi Menteri Korupsi, Pengamat: Hukuman Tak Berfungsi

Dari warehouse di terminal cargo Bandara Internasional Soekarno-Hatta, vaksin yang disimpan dalam 7 Envirotainer diangkut menggunakan 3 truk.

Pada Senin (7/12/2020) dini hari, rangkaian kendaraan pengangkut vaksin mulai berjalan menuju Bio Farma. Rangkaian kendaraan ini turut dikawal secara ketat oleh aparat keamanan.

Setelah menempuh perjalanan darat selama kurang lebih 3 jam, rangkaian kendaraan pembawa vaksin tiba di Bio Farma sekitar pukul 03.45 WIB.

Vaksin kemudian dipindahkan dari Envirotainer untuk disimpan di cool room dengan suhu 2-8 derajat Celcius.

Ruangan tersebut telah disterilisasi dan disiapkan khusus untuk menyimpan vaksin Covid-19.

Baca juga: Viral Cuitan Tak Gentar Disodori Rp17 Miliar, Imam Darto Minta Maaf

Vaksin kemudian akan dilakukan pengambilan sampel untuk pengujian mutu oleh tim dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dan Bio Farma.

Dalam pernyataan yang disampaikan pada saat meninjau simulasi vaksinasi di Puskesmas Tanah Sareal, Kota Bogor, Rabu (18/11/2020) lalu, Presiden Joko Widodo mengingatkan bahwa setelah tiba, vaksin memerlukan sejumlah tahapan sebelum bisa diberikan kepada masyarakat.

Sumber : Antara, bisnis.com