Jika Masuk Angin dan Pegal Linu, Staf Menkes: Tetap di Rumah

rnPetugas medis merawat pasien Covid-19 di Unit Perawatan Intensif (ICU) Rumah Sakit Scripps Mercy, di Chula Vista, California, Amerika Serikat, Selasa (12/5/2020). - Antara/Reuters\\r\\n
16 November 2020 04:57 WIB Rayful Mudassir News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Staf Ahli Menteri Kesehatan Alexander Ginting meminta masyarakat yang mengalami masuk angin hingga pegal linu untuk tetap berada di rumah. Langkah ini untuk menghindari potensi penularan Covid-19.

Saat konferensi pers virtual dari Wisma Atlet, Jakarta, Alexander Ginting meminta masyarakat dapat menjaga diri dengan mengetahui pelbagai gelaja penularan virus maupun penyakit.

BACA JUGA : Pil Pahit Meluasnya Penularan Covid-19 di DIY 

“Kalau sudah ada gejala batuk, demam, pegelinu seperti masuk angin, di rumah lah jangan keluar. Kalau kita sudah ada kontak maka kita harus menjaga diri,” katanya, Minggu (15/11/2020).

Lebih lanjut bagi masyarakat yang sempat melakukan kontak dengan pasien Covid-19 diminta untuk menjaga diri. Jika dinyatakan positif, maka sepatutnya mengisolasi diri atau berobat ke dokter.

Menurutnya cara tersebut akan mengurangi jumlah orang tertular. Dia juga mengingatkan bahwa terbuka tentang kondisi tubuh sama dengan melindungi orang lain termasuk keluarga dari penyebaran virus.

“Kalau kita positif bukan berarti terisolasi dari orang. kalau kita positif berarti isolasi mandiri atay berobat ke dokter supaya orang lain tidak tertular,” ujarnya.

BACA JUGA : Kepala Dinkes DIY Akui Penularan Corona di Jogja Sudah 

Sementara itu, Kementerian Kesehatan diklaim telah menjalankan sejumlah kebijakan untuk memutuskan mata rantai Covid-19. Masyarakat diminta terus patuh pada protokol Covid-19 terlebih saat penghujung tahun.

Di sisi lain, Alexander menjelaskan Menkes Terawan, Kepala BNPB Doni Monardo dan Menko Marves Luhut B Pandjaitan telah melakukan beberapa langkah termasuk menyiapkan tim task force untuk 10 provinsi prioritas penanganan pandemi.

Tim task force ditugaskan untuk menurunkan angka kesakitan, angka penulatan dan memastikan logistik termasuk obat-obatan bisa berjalan dengan baik. Selain itu, mereka juga akan memastikan kesediaan rumah sakit rujukan berjalan maksimal.

BACA JUGA : Sumber Penularan Mahasiswa UPNVY yang Positif Covid-19

“Kemenkes juga menyampaikan terima kasih kepada masyarakat, relawan yang sudah bekerja semaksimal mungkin sekuat tenaga untuk bisa bersama menanggulangi masalah pandemi Covid-19 ini,” ujarnya.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia