Advertisement
Impor Migas Masih Besar, Apakah Indonesia Krisis Energi?
Pekerja menyelesaikan pembuatan tangki LPG milik Pertamina EP di Balongan, Indramayu, Jawa Barat, Selasa (4/2/2020). - Antara/Dedhez Anggara
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Indonesia masih mengimpor minyak dan gas bumi untuk memenuhi kebutuhan di dalam negeri.
Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional Djoko Siswanto menjelaskan Indonesia masih memiliki ketergantungan dari negara lain untuk komoditas liquefied petroleum gas (LPG) dan beberapa produk bensin.
Advertisement
Untuk LPG, katanya, rasio ketergantungan Indonesia untuk impor komoditas itu semakin meningkat setiap tahun. Pada tahun ini, rasio ketergantungan mencapai 300 persen. Di sisi lain, produksi dalam negeri terus merosot.
"Impor BBM dan LPG terus meningkat ini tanda krisis energi untuk dua komoditas ini. Cadangan dan sumber daya belum ditemukan signifikan, regulasi cadangan penyangga energi juga belum diteken presiden, impor minyak mentah masih cukup tinggi dan bergantung pada negara timur," katanya dalam webinar yang digelar Asosiasi Perusahaan Pemboran Minyak, Gas dan Panas Bumi Indonesia (Apmi), Kamis, (12/11/2020).
Lebih lanjut, tutur Djoko, kebutuhan Indonesia akan makin meningkat apabila nantinya seluruh kilang yang sedang dipersiapkan telah rampung.
Kebutuhan minyak mentah akan meningkat menjadi 1,8 juta barel pada saat kilang-kilang itu rampung, sedangkan pada saat ini produksi di dalam negeri hanya mencapai 700.000 barel per hari.
"Produksi kita minyak mentah turun, kebutuhan makin meningkat apalagi kalau bangun kilang baru," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Batas Lapor SPT 30 April, Telat Kena Denda Rp100.000
- Terjebak di Lantai 23, Ini Pesan di Baju Selamatkan Penghuni Kebakaran
- KUR Perumahan Tembus Rp14 Triliun, Pemerintah Genjot Kota Satelit
- Kasus Penganiayaan Balita di Daycare Aceh, Pemkot: Hanya 6 TPA Berizin
- Usulan Kurikulum Keselamatan Transportasi Muncul Usai Tragedi Bekasi
Advertisement
Advertisement
Thailand Bakal Hapus Bebas Visa, Turis Wajib Verifikasi Saldo Keuangan
Advertisement
Berita Populer
- Mobil Tertabrak Kereta di Grobogan, 4 Tewas Termasuk Anak Balita
- Aksi Celurit Berujung Kecelakaan di Moyudan, Satu Remaja Diamankan
- Aksi May Day di Jogja Dibatasi, Massa Tak Bisa ke Titik Nol
- IKA FK Unsri Kawal Kasus Dokter Internship Meninggal, Ini Alasannya
- DPR Usul SPT Pribadi Diperpanjang hingga Mei 2026
- Kericuhan May Day Bandung, Sejumlah Pelaku Diamankan
- Kebijakan Baru Prabowo di Hari Buruh, Dari Desa hingga Driver Online
Advertisement
Advertisement








