Advertisement
Peneliti Ungkap Penyebab Kepunahan Massal Sebelum Era Dinosaurus
Dinosaurus - wikipedia
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA--Sebagian besar dari kita telah mendengar tentang kepunahan yang memusnahkan dinosaurus, tetapi bagaimana dengan yang membuat mereka berkembang biak? Para peneliti meyakini bahwa mereka telah menemukan peristiwa kepunahan massal yang terjadi sebelum dinosaurus. Hanya butuh 233 juta tahun sampai ditemukan.
Mengutip Brain Sharper pada Senin (9/11/2020), kepunahan massal tersebut dinamai Carnian Pluvial Episode dan diyakini terjadi 233 juta tahun lalu. Letusan gunung berapi di sepanjang tempat yang sekarang disebut Kanada bagian barat secara drastis mengubah iklim dan membentuk sebagian besar Amerika barat modern.
Advertisement
BACA JUGA : Hendak Mendaki, Bocah 12 Tahun Temukan Fosil Dinosaurus
Perubahan atmosfer menyebabkan banyak spesies reptil dan fauna tidak memiliki peluang untuk bertahan hidup. Meskipun dinosaurus sudah ada, mereka langka. Iklim yang berubah berarti bahwa banyak spesies menjauh, sementara dinosaurus bangkit dan mengambil tempat di puncak rantai makanan.
Sebanyak 17 peneliti di China University of Geosciences telah bekerja sama untuk mengungkap apa yang terjadi jutaan tahun lalu. Tim tersebut mengatakan mereka sedang mempelajari bukti paleontologis dan geologi dari Carnian Pluvial Episode ketika mereka menemukan peristiwa kepunahan massal.
Sejauh ini, para peneliti telah mampu mengidentifikasi lima peristiwa kepunahan massal dalam 500 juta tahun terakhir. Masing-masing melihat perubahan drastis pada atmosfer dan spesies yang mampu bertahan hidup. Rupanya, banyak di antaranya terjadi setiap satu juta tahun berkat peningkatan curah hujan dan suhu yang menghangat pada periode itu.
BACA JUGA : Fosil Dinosaurus 125 Juta Tahun Terperangkap Letusan
Peristiwa kepunahan massal yang mendahului dinosaurus memberi tahu banyak peneliti tentang seperti apa dunia ini sebelum binatang besar bangkit dan mengambil tempat yang selayaknya mereka di puncak rantai makanan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- BPBD Magetan Kerahkan SAR, Pendaki Mongkrang Belum Ditemukan
- BMKG Wanti-wanti Hujan Lebat di Jateng hingga Akhir Januari 2026
- PLN Hadirkan Tambah Daya Listrik Instan untuk Hajatan dan Proyek
- KPK Duga Modus CSR Dipakai dalam Aliran Dana Wali Kota Madiun
- OTT Madiun Seret Kepala Daerah hingga Swasta, Ini Rinciannya
Advertisement
Jadwal SIM Keliling Bantul 23 Januari 2026, Ini Lokasinya
Advertisement
Diawali dari Langgur, Cerita Wisata Kepulauan Kei Dimulai
Advertisement
Berita Populer
- Bus Sinar Jaya Layani Rute Jogja-Parangtritis dan Baron
- Update Harga Emas 22 Januari 2026: Antam Turun, UBS, Galeri24 Melonjak
- Bus DAMRI Jogja-YIA Beroperasi, Cek Jadwal Lengkapnya di Sini
- Yusril: Penempatan Perwira Polri di Jabatan Tertentu Tetap Sah
- SIM Corner Jogja Dibuka di Mal, Cek Lokasi dan Jadwalnya
- Budidaya Biofloc Kian Diminati di DIY, Efisien Tekan Biaya Pakan Ikan
- Rayakan Imlek 2026, The Alana Jogja Hadirkan Lunar Feast
Advertisement
Advertisement



