Fosil Dinosaurus 125 Juta Tahun Terperangkap Letusan Gunung Api di China

Changmiania - JIBI
21 September 2020 20:47 WIB Fransisco Primus Hernata News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Para peneliti menemukan fosil dinosaurus berusia 125 juta tahun di China yang terperangkap oleh letusan gunung berapi.

Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah Peer J, mencatat bahwa spesies tersebut ditemukan di Provinsi Liaoning barat di China dan diberi nama Changmiania liaoningensis, yang dalam bahasa China berarti "dia yang tidur abadi dari Liaoning".

"Hewan ini secara cepat tertutup oleh sedimen halus saat mereka masih hidup atau selang beberapa saat setelah kematian mereka," menurut pernyataan dari Pascal Godefroit seorang rekan penulis studi dan ahli paleontology seperti yang dikutip dari foxnews.com.

C. liaoningensis lebih kecil dibandingkan dengan saudara herbivoranya yang lebih besar, seperti titanosaurus. Dengan panjangnya yang diperkirakan 1,2 meter dan memiliki "kaki belakang yang sangat kuat" dengan ekor yang panjang, yang menunjukkan ornithopoda kuno adalah pelari yang kuat dan cepat dan berjalan tegak, mirip dengan iguanodon.

“Namun, karakteristik tertentu dari kerangka tulang tersebut menunjukkan bahwa Changmiania dapat menggali liang, seperti yang dilakukan kelinci,” tambah Godefroit.

“Leher dan lengan bawahnya sangat pendek tapi kuat, tulang belikatnya merupakan ciri vertebrata yang menggali dan bagian atas moncongnya berbentuk sekop. Jadi kami yakin bahwa kedua spesimen Changmiania terperangkap oleh letusan gunung berapi saat mereka beristirahat di dasar liang mereka 125 juta tahun yang lalu."

Mengenai proses pengawetan mereka yang sempurna, para peneliti berasumsi kedua dinosaurus sedang beristirahat ketika mereka mati. 

"Secara tentatif dihipotesiskan bahwa kedua spesimen Changmiania liaoningensis tiba-tiba terperangkap di dalam liang bawah tanah yang runtuh saat mereka sedang beristirahat, yang akan menjelaskan postur tubuh mereka yang sempurna dan tidak adanya jejak pelapukan dan semua badan ," tulis mereka di dalam abstrak penelitian.

Daerah tempat ditemukannya fosil, yaitu dataran Lujiatun, adalah lapisan tertua dari Formasi Yixian yang terkenal. Selama beberapa generasi, para peneliti telah menemukan "beberapa ratus" fosil dinosaurus berbulu di wilayah tersebut.

Para peneliti terus mempelajari lebih lanjut tentang pola migrasi dan kebiasaan dinosaurus. Pada bulan Maret, sebuah penelitian diterbitkan yang mengamati fosil gigi hadrosaur dan menyimpulkan bahwa perjalanan migrasi mereka singkat, sekitar 80 km. Pada April 2019, sebuah penelitian diterbitkan yang mengatakan dinosaurus berparuh bebek berkeliaran di Kutub Utara 69 juta tahun lalu. Dinosaurus musnah sekitar 65 juta tahun yang lalu oleh asteroid yang menghantam Bumi di tempat yang sekarang disebut Semenanjung Yucatan di Meksiko

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia