Rizieq Shihab Kembali ke Indonesia Besok, Ini Permintaan Mahfud MD

Rizieq Shihab - Reuters
09 November 2020 19:07 WIB Rayful Mudassir News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD meminta aparat keamanan tidak menanggapi secara berlebihan rencana kembalinya Imam Besar FPI Rizieq Shihab. Dia meminta aparat tak represif.

Melalui keterangan video pada Senin (9/11/2020), Mahfud MD meminta aparat menganggap kembalinya Rizieq sebagai aktivitas biasa. 

BACA JUGA: Bosan Belajar di Rumah, Siswa SMP Bobol Website Polda DIY

“Karena ada peningkatan ekskalasi orang menjemput, penjagaannya juga supaya ditingkatkan. Tetapi tidak usah berlebihan,” katanya, Senin (9/11/2020).

Mahfud meminta pengawalan diterapkan dengan baik. “Tidak boleh ada tindakan-tindakan yang sifatnya represif, semuanya harus dikawal dengan baik. Sampai Habib Rizieq tiba di kediamannya dengan baik dan selamat,” tegasnya.

Rizieq Shihab rencananya akan kembali ke Indonesia pada 9 November pukul 19.30 waktu Saudi. Dia diperkirakan tiba di Indonesia pada Selasa (10/11/2020) besok sekitar pukul 09.00 WIB.

Mahfud MD mengatakan Rizieq Shihab mempunyai hak dan kewajiban hukum yang sama seperti warga negara lainnya. 

“Karena dulu juga waktu pergi, kita berikan haknya untuk pergi, bukan karena kita minta untuk pergi. Sekarang mau pulang kita berikan haknya untuk pulang, karena dia adalah warga negara yang hak-hak nya harus dilindungi,” ujarnya.

BACA JUGA: Kisruh Rumah Subsidi di Bantul, Ratusan Konsumen Tempuh Jalur Hukum

Rizieq kembali ke Indonesia setelah dideportasi Arab Saudi karena overstay.

Pengamat Politik Karyono Wibowo menyebutkan kembalinya Rizieq bisa membuat publik waswas.

“Kepulangan HRS tentu membuat was-was bagi sebagian masyarakat. Apalagi jika HRS bergabung dengan kelompok oposisi bisa berpotensi memperkuat kelompok mereka,” katanya kepada JIBI, Kamis (9/11/2020).

Dia menilai, sikap Rizieq akan menjadi tambahan energi bagi oposisi. Kendati begitu situasi ini juga akan menjadikan roda pemerintahan antara oposisi dan koalisi menjadi lebih seimbang.

PA 212 sempat menegaskan Rizieq tidak akan masuk dalam partai manapun sepulang dari Arab Saudi.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia