Sekurangnya 29,12 Juta Tenaga Kerja di Indonesia Terdampak Covid-19

Ilustrasi buruh - Antara
05 November 2020 16:27 WIB Rahmad Fauzan News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut 29,12 juta tenaga kerja di Indonesia terkena dampak pandemi Covid-19 pada Agustus 2020.

Dampak tersebut tak hanya berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK), tetapi juga jam kerja berkurang, sementara tidak bekerja, hingga menjadi pekerja paruh waktu.

Jika dirinci, jumlah pengangguran akibat Covid-19 mencapai 2,65 juta orang, bukan angkatan kerja 0,76 juta orang, sementara tidak bekerja sebanyak 1,77 juta orang, dan bekerja dengan

“Sehingga total penduduk usia kerja yang terdampak Covid-19 berjumlah 29,12 juta orang. Dan alau kita persentase kepada penduduk usia kerja sekitar 14,23 persen,” kata Kepala Badan Pusat Statistik Kecuk Suhariyanto, Kamis (5/11/2020).

Sementara itu, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) menurut jenis kelamin juga mengalami pergeseran.

TPAK pada Agustus 2020 sebanyak 67,77 persen, atau meningkat tipis. Peningkatan ini didorong dengan peningkatan TPAK perempuan sebesar 1,32 persen sedangkan TPAK laki-laki turun 0,84 persen.

“[Ini menunjukkan] para perempuan yang tadinya tidak bekerja, sekarang masuk ke dunia kerja,” tekannya.

Secara umum, penduduk yang bekerja per Agustus 2020 turun 0,31 juta orang menjadi 128,45 juta orang (year-on-year).

Lapangan pekerjaan yang mengalami peningkatan persentase terbesar adalah sektor pertanian (2,23 persen poin). Sebaliknya, sektor yang mengalami penurunan terbesar yaitu industri pengolahan (1,30 persen poin).

 

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia