Fiersa Besari Masuk dalam Daftar Ribuan Pendaki yang Diblacklist Naik Gunung Rinjani

Pendaki Gunung Rinjani yang sempat terjebak longsor akibat gempa bumi tiba di Pos Bawaknao, Sembalun, Lombok Timur, NTB, Senin (30/7/2018). - Antara Foto/Akbar Nugroho Gumay
05 November 2020 14:57 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA- Aktivitas pendakian di Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) sudah dibuka kembali setelah Pandemi Covid-19. Pengelola mencatat ada 1.906 pendaki dinyatakan melanggar ketentuan Standar Operasional Prosedur (SOP) pencegahan Covid-19.

Kepala Seksi Wilayah I Badan Taman Nasional Gunung Rinjani, Teguh Rianto mengatakan rata-rata jenis pelanggaran yang dilakukan adalah melebihi kuota batas waktu yang ditetapkan.

"Sebanyak 1.906 pendaki ini akhirnya kami blacklist baik itu lokal maupun domestik, termasuk salah satunya artis Fiersa Besari," ujar Teguh dalam pernyataannya, seperti rilis yang diterima Suara.com pada Rabu (4/11/2020) kemarin.

Baca juga: 7 Formasi CPNS Kota Magelang Tak Terisi

Menurutnya, pemblokiran ribuan pendaki ini sudah sesuai SOP yang ada. Dia juga menerangkan bagi ribuan pendaki yang melanggar masih diberikan kesempatan waktu untuk melapor dan datang ke pihaknya.

"Masih kita berikan waktu untuk konfirmasi dengan alasan yang jelas, agar semuanya sama-sama saling mengetahui," jelas dia.

Sementara, Sekretaris Dinas Pariwisata Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Hasbulwadi mendukung upaya yang dilakukan TNGR guna membuat efek jera bagi pendaki yang melanggar SOP saat berada di Gunung Rinjani.

Baca juga: Debat Pilkada Bantul Putaran Kedua Lebih Seru dan Hidup

Dia juga mengharapkan para pendaki untuk tidak mengartikan negatif terhadap SOP tersebut. Karena, hal itu dilakukan untuk kemaslahatan bersama.

"SOP itu dibuat dari awal saat dibuka kembali pada Agustus lalu. Selain itu, SOP ini juga merupakan langkah untuk mendukung pemerintah dalam mencegah penyebaran Covid-19," tuturnya.

Sumber : Suara.com