Pemerintah Umumkan Kenaikan Cukai Rokok, Perkiraan Pekan Ini

Pekerja menjemur tembakau rajang di Sidowangi Wongsorejo, Banyuwangi, Jawa Timur, Senin (21/9 - 2020). Petani setempat mengaku terpaksa menyimpan hasil panen di gudangnya karena harga tembakau turun dan kesulitan menjual hasil panennya karena tidak ada permintaan dari pabrik. ANTARA
27 Oktober 2020 11:57 WIB Edi Suwiknyo News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Pemerintah dikabarkan segera mengumumkan kenaikan tarif cukai hasil tembakau (CHT) 2021. Pengumuman paling cepat dilakukan pekan ini.

Hal ini diungkapkan oleh Direktur Kepabeanan Internasional dan Antar Lembaga Ditjen Bea Cukai (DJBC) Syarif Hidayat saat dikonfirmasi seputar perkembangan pembahasan kenaikan tarif yang berlarut-larut.

"Perkiraan dalam pekan ini akan diumumkan," kata Syarif kepada Bisnis yang dikutip, Selasa (27/10/2020).

Baca Juga: Kominfo: Hoaks Membesar di Grup WA

Syarif menjelaskan bahwa pengumuman kenaikan tarif cukai hasil tembakau kemungkinan akan disampaikan oleh pihak Istana Presiden. Oleh karena itu, pemerintah terus secara intens membahas rencana kebijakan tersebut secara matang.

Informasi yang dihimpun Bisnis mengungkap bahwa saat ini ada sejumlah alternatif kenaikan cukai hasil tembakau mulai dari 13%, 15%, 17%, hingga 19%. Angka 13%- 17%diperoleh dalam rapat yang digelar pada pekan lalu.

Sementara angka 15%- 17% dikabarkan beredar dalam rapat di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian. Bahkan, belakangan juga tersiar kabar pemerintah dalam rapat di Istana Bogor pekan lalu, akan menaikan tarif hingga 19%.

Baca Juga: Verifikasi Protokol Kesehatan Sedang Berjalan, Kapan Bioskop di Jogja Dibuka?

Syarif mengungkapkan bahwa dirinya belum tahu berapa tarif final yang akan diterapkan pada pekan depan. Namun, menurutnya, pemerintah akan menyerap banyak masukan seputar rencana penerapan kebijakan tersebut.

"Kalau angka [tarif] kami juga belum tahu," tegasnya.

Sumber : bisnis.com