Donald Trump Wajibkan Deposit Visa hingga Rp4,46 M untuk Imigran
Pemerintahan Donald Trump menyiapkan program deposit visa hingga Rp4,46 miliar bagi calon imigran tertentu sebagai bagian dari uji coba kebijakan imigrasi.
Warga membersihkan puing-puing di antara bangunan yang hancur di daerah pemukiman di Teheran, Iran, 15 Maret 2026. /ANTARA/Xinhua/Shadati/pri.
Harianjogja.com, Istanbul — Intelijen Amerika Serikat (AS) menilai Iran justru menunjukkan ketahanan yang semakin kuat di tengah gempuran serangan militer AS dan Israel dalam dua pekan terakhir. Temuan ini memunculkan kekhawatiran baru terkait stabilitas kawasan dan potensi konflik berkepanjangan.
Laporan media The Washington Post menyebutkan bahwa hasil penilaian intelijen AS tidak menemukan adanya retakan serius dalam struktur kekuasaan Iran sejak dimulainya serangan pada 28 Februari lalu.
Sumber yang dikutip dalam laporan tersebut mengungkapkan bahwa meskipun kekuatan militer Iran mengalami tekanan, pemerintahan Republik Islam itu tetap solid tanpa indikasi pembelotan internal.
Bahkan, sistem kekuasaan Iran disebut semakin menguat di bawah kendali Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC), yang dinilai mampu menjaga stabilitas internal di tengah tekanan eksternal.
Intelijen AS juga memperkirakan pemerintahan Iran akan tetap bertahan dalam waktu dekat, bahkan berpotensi semakin percaya diri karena merasa mampu menghadapi tekanan dari Donald Trump, terutama setelah adanya dukungan untuk operasi militer bersama dengan Israel.
Di sisi lain, laporan tersebut mencatat meningkatnya kekhawatiran di kalangan sekutu AS di kawasan Timur Tengah yang merasa terancam oleh potensi eskalasi konflik dan kemungkinan menjadi target balasan Iran.
Ancaman tersebut tidak hanya menyasar instalasi militer, tetapi juga berpotensi mengenai infrastruktur sipil di negara-negara kawasan yang menjadi lokasi penempatan aset militer AS.
Ketegangan di kawasan Teluk Persia terus meningkat sejak serangan gabungan AS dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari, yang dilaporkan menewaskan sekitar 1.300 orang, termasuk Ali Khamenei.
Sebagai respons, Iran melancarkan serangan balasan menggunakan drone dan rudal ke sejumlah negara, termasuk Israel, Yordania, Irak, serta negara-negara Teluk yang menampung fasilitas militer AS.
Serangan tersebut menimbulkan korban jiwa, kerusakan infrastruktur, serta memicu gangguan signifikan pada pasar global dan penerbangan internasional, mempertegas dampak luas dari konflik yang masih terus berkembang di kawasan tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintahan Donald Trump menyiapkan program deposit visa hingga Rp4,46 miliar bagi calon imigran tertentu sebagai bagian dari uji coba kebijakan imigrasi.
BPS mencatat tingkat hunian hotel di Kota Jogja naik pada Juni 2026. Wisatawan domestik masih mendominasi dengan porsi 96,38 persen.
BGN memprioritaskan pembangunan dan aktivasi dapur MBG di daerah dengan angka stunting tinggi. SPPG juga wajib mengantongi SLHS paling lambat 10 Agustus 2026.
Ekonomi DIY tumbuh 5,75% pada triwulan II 2026, tertinggi di Pulau Jawa. BPS mengungkap sektor pendorong dan BI optimistis tren berlanjut.
Warga Prawirodirjan mengeluhkan bau menyengat dari PT Sinar Obor. DPRD Kota Jogja mengancam merekomendasikan penutupan jika tak ada perbaikan.
Perang Iran dilaporkan menguras stok rudal ATACMS dan PrSM milik AS. Simak perbedaan, kemampuan, dan tantangan produksinya.