Meski 1 Menit, Pertemuan dengan Orang Terinfeksi Covid-19 Berisiko Penularan

Sel virus corona
22 Oktober 2020 19:27 WIB Syaiful Millah News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA – Sebuah laporan baru menunjukkan bahwa kontak yang sangat singkat dengan orang yang terjangkit Covid-19 dapat menyebabkan penularan.

Laporan dari Center for Disease Control and Prevention (CDC) menggambarkan seorang petugas pemasyarakatan di Vermont, Amerika Serikat tertular Covid-19 setelah terpapar dengan narapidana yang terinfeksi, kendati dia tidak pernah berada di sekitar orang itu selama lebih dari 1 menit pada satu waktu.

Dilansir Live Science, Kamis (22/10/2020), laporan CDC yang dirilis dalam jurnal CDC Morbidity and Mortality Weekly Report pekan ini menyatakan peristiwa itu terjadi kemungkinan besar pada 28 Juli lalu, ketika enam narapidana dipindahkan ke penjara Vermont dari fasilitas di luar negara bagian.

Tidak ada narapidana yang menunjukkan gejala Covid-19, tetapi semuanya menjalani tes rutin penyakit tersebut pada saat kedatangannya. Hasilnya, keenam narapidana itu menerima hasil positif Covid-19 pada hari berikutnya setelah pengetesan.

Setelah mengetahui hasil positif itu, petugas kembali melihat siapa yang memiliki kontak dekat dengan narapidana sehari sebelumnya. Tim meninjau rekaman video dan menemukan satu petugas yang berdekatan dengan napi tetapi tidak berinteraksi selama 15 menit secara berturut-turut.

Petugas itu tetap bekerja seperti biasa. Akan tetapi pada 4 Agustus (1 minggu setelah napi terinfeksi tiba di lapas), petugas mengalami gejala-gejala umum dari penyakit pandemi. Keesokan harinya, dia dinyatakan positif mengidap Covid-19.

Dari hasil ini, petugas lain meninjau sekali lagi rekaman video pengawasan dari waktu kedatangan napi baru. Kendati petugas lapas tidak pernah menghabiskan waktu 15 menit langsung berdekatan dengan narapidana, dia sering bertemu dengan mereka.

Secara khusus, selama shift 8 jamnya, petugas itu melakukan 22 pertemuan singkat (masing-masing berkisar antara 10 hingga 60 detik) dengan narapidana. Bila ditotal, waktunya mencapai 17 menit dia melakukan kontak atau mendapat paparan kumulatif.

Petugas tersebut tentunya mengenakan masker dan kacamata pelindung selama pertemuannya, tetapi narapidana tidak selalu menggunakan maskernya. Petugas itu juga tidak memiliki kontak lain yang diketahui memiliki Covid-19 dan tidak melakukan perjalanan dalam 2 minggu sebelum penyakitnya.

Selain itu, tingkat infeksi Covid-19 di Vermont sangat rendah pada saa itu, yang berarti petugas tidak mungkin tertular penyakit melalui penyebaran komunitas. Penulis menyatakan penemuan ini menunjukkan bahwa setidaknya satu napi asimptomatik menularkan virus selama pertemuan singkat tersebut.

Penemuan ini memiliki implikasi untuk pelacakan kontak, yang biasanya mendefinisikan kontak dekat sebagai interaksi dengan orang yang terinfeksi pada jarak 6 kaki setidaknya selama 15 menit secara langsung.

Faktor tambahan juga dapat dipertimbangkan seperti seberapa dekat individu dengan satu sama lain, apakah orang yang terinfeksi melakukan aktivitas tertentu yang menghasilkan banyak aerosol, dan apakah lingkungan penuh sesak atau memiliki ventilasi yang memadai.

Dalam kasus ini, penulis studi mencatat kendati penilaian awal tidak menunjukkan bahwa petugas memiliki eksposur kontak dekat, tinjauan rinci dari rekaman video mengidentifikasi bahwa durasi kumulatif eksposur juga bisa berdampak.

“Pejabat kesehatan masyarakat harus mempertimbangkan implikasi risiko penularan dari waktu paparan kumulatif dalam pengaturan tertentu,” kata para peneliti menyimpulkan.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia