Advertisement
Biofarma Sebut 1.589 Sukarelawan Sudah Disuntik Vaksin Covid-19
Pekerja memberikan label pada vaksin saat proses produksi di laboratorium milik PT Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Selasa (28/8/2018). - ANTARA/Raisan Al Farisi
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - PT Bio Farma menyebutkan 1.589 relawan Indonesia disuntik dengan kandidat vaksin COVID-19 dari Sinovac, China, dalam uji klinik fase 3 vaksin itu di Indonesia.
"Saat ini rekrutmen sudah selesai dan hampir 1.589 orang yang sudah disuntik vaksin ini dan diharapkan kita mendapatkan 'interim analysis' (analisis sementara) di akhir Januari 2021," kata Neni Nurainy dari Divisi Penelitian dan Pengembangan PT Bio Farma dikutip dari Antara.
Advertisement
Neni mengatakan bersamaan dengan itu juga diajukan "emergency use authorization" (otorisasi penggunaan darurat) ke Badan POM (Pengawas Obat dan Makanan).
"Baru setelah itu kita akan melakukan produksi rutin oleh Bio Farma untuk vaksin Sinovac ini di 2021," katanya.
Adapun target jumlah relawan dari uji klinik fase 3 vaksin Sinovac di Indonesia itu adalah 1.620 orang.
Sementara itu, Neni menuturkan dalam kerja sama dengan Sinovac, ada transfer teknologi pengembangan vaksin dengan Indonesia.
Neni menuturkan kebutuhan vaksin Indonesia untuk jumlah penduduk yang besar tidak bisa dicukupi dari kerja sama dengan pihak luar.
Oleh karena itu, untuk pemenuhan kebutuhan juga perlu kemandirian dalam penyediaan vaksin COVID-19 melalui konsorsium vaksin nasional.
Bio Farma bekerja sama dengan Lembaga Biologi Molekuler Eijkman untuk pengembangan vaksin Merah Putih.
Neni menuturkan jika Eijkman dapat menyerahkan bibit vaksin pada Januari 2021 maka perlu pengembangan lanjutan di Bio Farma mulai dari upscalling, kemudian uji praklinik, uji klinik fase 1, 2 dan 3 hingga produksi.
"Kami harapkan adanya pendampingan dan pengajuan emergency use authorization dari Badan POM ini, mungkin diharapkan di 2022 kita bisa mengisi kekosongan tadi vaksin yang tidak tersedia dari impor dari Sinovac ataupun dari negara lain," tuturnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Dinkes Bantul Tunggu Pusat soal Virus Nipah, Minta Warga Terapkan PHBS
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Belum Ada Kasus, Kemenkes Ingatkan Potensi Virus Nipah di Indonesia
- Gelombang Serangan Udara Israel Kembali Guncang Gaza, 32 Warga Tewas
- Serapan Danais DIY 2025 Tembus 98 Persen, Kebudayaan Tertinggi
- BPBD Serang Catat Banjir Bertahan di Empat Wilayah
- Gunungkidul Anggarkan Rp588 Miliar Tekan Kemiskinan di 2026
- Prediksi Skor Madrid vs Rayo: Los Blancos Berpeluang Menang Telak
- Pria Asal Mojosongo Terjatuh ke Sumur Saat Cari Rumput
Advertisement
Advertisement



