APBN Semester I 2026 Defisit Rp196,5 Triliun, Subsidi Melonjak
Defisit APBN Semester I 2026 menyusut menjadi Rp196,5 triliun, namun belanja subsidi dan kompensasi melonjak hingga Rp233 triliun.
Ilustrasi PNS/JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA—Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa berencana melakukan rotasi terhadap sekitar 70 pegawai di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Kementerian Keuangan pada pekan ini sebagai bagian dari upaya pembenahan kinerja dan integritas aparatur.
Purbaya menyampaikan bahwa langkah tersebut diarahkan untuk menata ulang penempatan pejabat, khususnya bagi mereka yang dinilai memiliki tingkat integritas rendah. Menurutnya, pemindahan ke unit yang lebih sepi menjadi bagian dari strategi perbaikan tata kelola dan penguatan penerimaan negara.
Ia menegaskan rotasi tersebut merupakan salah satu instrumen penting dalam agenda perbaikan ekonomi nasional dan optimalisasi kinerja penerimaan negara.
“Minggu depan [pekan ini] mungkin sekitar 70 orang pajak saya akan putar, yang ketahuan main-main saya akan putar ke tempat yang lebih sepi. Jadi kami melakukan perbaikan yang sungguh-sungguh,” kata Purbaya kepada wartawan di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat pekan lalu.
Rotasi di Direktorat Jenderal Pajak ini, lanjut Purbaya, merupakan kelanjutan dari kebijakan serupa yang sebelumnya telah dilakukan di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai. Total pejabat yang telah dirotasi di unit tersebut mencapai 31 orang.
Sebagai informasi, rotasi di Direktorat Jenderal Bea dan Cukai mencakup pejabat setingkat direktur hingga kepala kantor di sejumlah wilayah. Selain itu, Purbaya juga melakukan pergeseran jabatan pada sejumlah pejabat di Direktorat Jenderal Perbendaharaan, Direktorat Jenderal Kekayaan Negara, serta Direktorat Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan (DJSPSK).
Dengan rangkaian kebijakan tersebut, tercatat sebanyak 36 pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan telah dirotasi dan resmi dilantik oleh Purbaya pada pekan ini.
Di luar kebijakan rotasi, upaya pembenahan ekonomi dan penguatan kebijakan fiskal juga ditempuh melalui peran aktif Purbaya dalam memimpin proses debottlenecking dunia usaha. Langkah ini sejalan dengan posisinya sebagai salah satu menteri yang memimpin Satuan Tugas Percepatan Program Strategis Pemerintah (P2SP).
Melalui berbagai langkah tersebut, Purbaya menyatakan optimisme bahwa perbaikan fondasi perekonomian nasional tengah berjalan. Ia juga mengklaim koordinasi dengan Bank Indonesia (BI) sebagai otoritas moneter kini berlangsung lebih intensif.
“Kami juga sudah berkomunikasi lebih dekat dengan bank sentral sehingga likuiditas pasar juga cukup untuk ekonomi tumbuh 6 persen tahun ini,” ujar Purbaya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Defisit APBN Semester I 2026 menyusut menjadi Rp196,5 triliun, namun belanja subsidi dan kompensasi melonjak hingga Rp233 triliun.
Kemendikdasmen membuka Beasiswa BPI GTK 2026 bagi guru, calon guru, dan tenaga kependidikan. Simak syarat, jadwal pendaftaran, komponen bantuan, dan cara mendaf
Persib Bandung dipastikan berada di Pot 4 ACL Two 2026/2027 setelah Gangwon FC dan Adelaide United gagal lolos ke ACL Elite. Maung Bandung kini menunggu drawing
Flashdisk bekas menyimpan jejak digital yang bisa dipulihkan. Pelajari cara format aman di Windows dan Mac, serta kapan harus menghancurkan fisik perangkat sebe
Dompet Dhuafa melalui Disaster Management Center (DMC) bersama Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) Jawa Timur mengerahkan tim respons untuk mendukung operasi pemadam
Pemerintah mulai menyalurkan Bantuan Pangan Beras Tahap II pada 17 Agustus 2026. Sebanyak 33,24 juta keluarga akan menerima 30 kg beras untuk alokasi tiga bulan