Advertisement
Ribuan Orang Berpotensi Terinfeksi Corona akibat Donald Trump
Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, dan Ibu Negara Amerika Serikat, Melania Trump, menaiki Air Force One saat mereka berangkat menuju Seoul dari Pangkalan Angkatan Udara Amerika Serikat Yokota berlokasi di Fussa, pinggiran kota Tokyo, Jepang, Selasa (7/11/2017). - Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA-Rentetan kasus positif Covid-19 setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan istrinya Melanie dinyatakan positif, dikhawatirkan bakal meluas. Ada ribuan orang yang berpotensi tertular.
Kekhawatiran ini muncul karena ribuan orang telah melakukan kontak denganya di acara-acara yang dihadiri oleh keduanya dalam rangka kampanye.
Advertisement
Trump baru-baru ini dilaporkan berada di Bedminster, New Jersey pada Kamis (1/10/2020) waktu setempat untuk penggalangan dana di klub golfnya. Ketika itu, Trump telah mengalami lesu, yang menunjukkan gejala umum dari Virus Corona.
Dilansir dari Metro UK, Sabtu (3/10/2020) negara bagian New Jersey telah memulai pelacakan kontak untuk melacak mereka yang mungkin telah terpapar. Ada sekitar 19 orang yang melakukan kontak dengan Trump dan mereka didesak melakukan karantina.
Sehari sebelumnya, Trump berada di Duluth, Minnesota, di mana dia mengadakan rapat umum dengan ribuan hadirin dan juga bertemu dengan tiga anggota kongres. Dia juga diduga telah melakukan kontak dengan pejabat dari Partai Republik di negara bagian tersebut.
Pada Selasa (29/9/2020) pekan ini, ada debat presiden di mana Biden berdiri beberapa meter dari presiden Trump selama 90 menit tanpa masker.
Biden sendiri telah menjalani tes Virus Corona dan dinyatakan negatif pada Jumat (2/10/2020) atau sehari setelah pengumuman positif dari Trump.
Orang nomor satu di Amerika Serikat itu juga melakukan perjalanan ke taman mawar di Gedung Putih bersama Mike Pence dan pakar kesehatan lainnya untuk membicarakan pengujian cepat.
Calon Mahkamah Agung
Trump juga pergi ke Florida, Williamsburg dan lapangan golf di Virginia dalam seminggu terakhir ini. Selain itu, dia juga berhubungan dengan calon mahkamah Agung barunya bernama Amy Comey Barrett yang dikonfirmasi negatif.
Dampak perjalanannya dapat menyebabkan ribuan orang bisa terpapar Virus Corona.
Ketua RNC Ronna McDaniel dinyatakan positif mengidap Virus Corona. Sementara Wakil Presiden Mike Pence dan putra Trump Barron dinyatakan negatif.
Sebelumnya, Trump dikenal karena terus menerus meremehkan virus tersebut dan telah berulang kali menentang ahli kesehatan untuk mengadakan demonstrasi di mana ribuan peserta berkumpul bersama.
Joe Biden, saingan politiknya dalam pemilihan Presiden Amerika Serikat menyebutnya bodoh dan badut, pada debat tentang penanganan Amerika Serikat terhadap pandemi Virus Corona baru.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : JIBI/Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Pajak dan BBM Meroket, Krisis Ekonomi Lebanon Ramadan 2026 Mencekik
- Istri AKBP Didik, Miranti Afriana Positif Narkoba
- Eks Kapolres Bima Kota Dipecat usai Terbukti Terlibat Kasus Narkoba
- Gas Tertawa Meledak, Lima Remaja Tewas dalam Kebakaran Apartemen
- Arab Saudi dan Iran Awali Ramadan 1447 H di Hari yang Berbeda
Advertisement
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- PSS Sleman Tantang Persipura di Maguwoharjo, Ujian Berat Super Elja
- Dana Desa Gunungkidul 2026 Bisa Dicairkan, Target Rampung Maret
- Teror BEM UGM Meluas ke Keluarga, Pakar Soroti Pola Terorganisasi
- Kelas Menengah Indonesia Menyusut, Ekonom Soroti Ancaman Mobilitas
- Bek PSIM Jop van der Avert Sebut Liga Indonesia Lebih Kompetitif
- Disdikpora Bantul Usulkan Revitalisasi SD dan SMP ke Pemerintah Pusat
- Efektivitas Program MBG Ramadan Jadi Sorotan Akademisi
Advertisement
Advertisement








