843 Pelanggar Terjaring Operasi Penegakan Protokol Kesehatan Covid-19 di Magelang

Konferensi pers di Ruang Command Center Pemkab Magelang, Jumat (2/10/2020). - Harian Jogja/Nina Atmasari
03 Oktober 2020 02:17 WIB Nina Atmasari News Share :

Harianjogja.com, MAGELANG- Dalam kurun waktu 28 hari melakukan operasi yustisi penegakan protokol kesehatan Covid-19, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Magelang menemukan 843 pelanggar.

Kelapa Satpol PP Kabupaten Magelang Wisnu Harjanto menyebutkan jumlah itu berdasarkan laporan kegiatan operasi yang digelar 22 Agustus hingga 1 Oktober 2020. Rata-rata dalam seminggu, mereka melakukan operasi tiga kali.

Sasaran operasi adalah tempat-tempat yang berpotensi keramaian, seperti terminal, pasar, lapangan, pertokoan, objek wisata, tempat ibadah hingga tempat hiburan, yang ada di 21 kecamatan di Kabupaten Magelang.

Total operasi digelar sebanyak 28 kali di 84 tempat. Hasilnya ditemukan total 843 pelanggar. Para pelanggar ini dikenai beragam sanksi. "Seperti melafalkan Pancasila, menyebutkan tokoh nasional dan menyanyi lagu kebangsaan. Untuk hukuman fisik seperti push up, kami melihat kondisi fisik pelanggar," jelas Wisnu, dalam konferensi pers di Ruang Command Center Pemkab Magelang, Jumat (2/10/2020).

Wisnu membuat perkiraan estimasi kepatuhan warga di wilayah Kabupaten Magelang terhadap penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Caranya, dengan menerjunkan tim untuk melakukan operasi di jalan kawasan Kota Mungkid, yakni depan Kantor Damkar.

Hasilnya, selama setengah jam operasi, terjaring 18 pelanggar. Itu pun hanya pelintas jalan dari arah selatan ke utara. "Kami merencanakan setiap Senin menggelar operasi di jalur itu. Tak lama, setengah jam saja," ungkapnya.

Menurut Wisnu, tingkat kepatuhan adalah bagaimana tingkat individu itu sadar tentang penegakan protokol kesehatan. Kepatuhan tingkat individu menjadi ujung tombak untuk kepatuhan di tingkat yang lebih besar yakni keluarga, saudara keluarga, RT, RW, kampung, dusun, lingkungan, desa hingga kecamatan.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Magelang, Nanda Cahyadi Pribadi berharap kepatuhan warga tidak hanya saat ada operasi saja.

"Tapi yang kita harapkan masyarakat terbangun kesadaran untuk menjalankan protokol kesehatan, sehingga ada atau tidak gugus tugas terus terbangun budaya disiplin menjaga kesehatan dan menegakkan protokol kesehatan," katanya.