Menkes Tetapkan 3 Jenis Vaksin Ini jadi Booster, Begini Skenarionya
Pemerintah memutuskan akan melaksanakan vaksinasi booster, besok (12/1/2022). Ada tiga jenis vaksin booster yang disiapkan pemerintah.
Tes swab untuk memeriksa virus corona (Covid-19) di rongga hidung./istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA - Pemerintah saat ini tengah mempertimbangkan kisaran harga tes PCR swab untuk mendeteksi virus corona atau Covid-19.
Kemarin, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19 Doni Monardo mengatakan telah menerima perkiraan biaya uji usap dari BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan).
Dikatakan Doni, untuk yang sifatnya kontraktual swab test sebesar Rp439.000 per spesimen, sedangkan untuk yang sifatnya mandiri, usulan dari BPKP adalah sebesar Rp797.000. Akan tetapi Doni menyatakan biaya itu masih akan dievaluasi oleh tim dari Kementerian Kesehatan sehingga tidak memberatkan masyarakat. Selain itu harga mesti sesuai agar tidak merugikan para pengusaha yang bergerak di bidang jasa pemeriksaan laboratorium.
Adapun, saat ini harga tes swab di rumah sakit sangat variatif. Beberapa rumah sakit mematok harga antara Rp1 juta hingga Rp3 juta, tergantung berapa lama hasil pemeriksaan keluar. Adapula rumah sakit yang memasang harga sekitar Rp500.000.
Diketahui harga tes PCR di sejumlah negara pun bervariasi. Namun beberapa negara belakangan sedang berupaya menurunkan harga tes Covid-19 yang terbilang akurat itu.
Otoritas Kesehatan Dubai (DHA) pada Selasa mengumumkan bahwa mereka telah menurunkan harga tes usap hidung Polymerase Chain Reaction (PCR) untuk Covid-19 menjadi AED150 atau Rp607.335). Namun dikutip dari Khaleej Times, penurunan harga hanya akan berlaku untuk rumah sakit pemerintah untuk saat ini.
Semula harga tes swab dimulai dari AED370 (Rp1,4 juta), tetapi biaya tersebut telah berkurang secara signifikan. Penurunan harga pertama terjadi pada 10 September. Dikutip dari What\'s On, penurunkan harga menjadi AED250 (Rp1,01 juta). Penurunan lain baru-baru ini diumumkan harga tes PCR menjadi AED180 (RP728.802). Akhirnya, harga di rumah sakit pemerintah kini turun menjadi AED150.
Otoritas Kesehatan Dubai menegaskan rumah sakit swasta tidak diperbolehkan mengenakan biaya lebih dari AED250.
Pemangkasan tarif tes PCR juga dilakukan di India. Laboratorium swasta dilarang mematok tarif lebih dari 2.000 rupee (Rp403.510) untuk RT-PCR. Tarif sebelumnya yang ditetapkan oleh pemerintah adalah 2.500 rupee (Rp504.387).
Jika laboratorium mengumpulkan sampel dari rumah sakit, pusat perawatan Covid atau dari kios drive-through, tarif untuk pengujian telah dibatasi pada 1.600 rupee (Rp322.804) atau turun dari 2.200 rupee (Rp443.861). Untuk sampel yang disediakan langsung di laboratorium, tarifnya telah dibatasi pada 1.200 rupee (Rp242.106), dikurangi dari sebelumnya 1.900 rupee (Rp383.334)
Di Prancis, GeneStore France memasarkan tes dengan harga terjangkau €9,9 atau Rp147,484. Seperti dalam laman Medical Device, CEO global GeneStore Anubhav Anusha menyebut real time PCR ini memungkinkan laboratorium beralih dari RNA yang dimurnikan ke hasil dalam waktu satu jam.
“Sejalan dengan misi global kami untuk memerangi penyakit menular dengan memungkinkan pengujian yang terjangkau, GeneStore mengomersialkan kit uji dengan harga yang sangat terjangkau €9,9 dan dapat memproduksi satu juta kit uji per bulan di fasilitas manufakturnya yang berbasis di Prancis," tuturnya beberapa waktu lalu.
Sementara itu, di Filipina, tes PCR berkisar dari P4.000 (Rp1,2 juta) hingga P12.000 (Rp3,6 juta). Departemen Kesehatan (DOH) pada Senin lalu merekomendasikan penerbitan Perintah Eksekutif (EO) untuk mengamanatkan batas harga tes swab Covid-19 untuk rumah sakit swasta, fasilitas kesehatan, dan lembaga swasta lainnya.
Mengutip Business Mirror, Wakil Menteri Kesehatan Maria Rosario Vergeire mengatakan, DOH masih menunggu keputusan dari Kantor Presiden terkait masalah tersebut. Dia mencatat undang-undang yang ada hanya menetapkan batas harga obat-obatan, tetapi biaya diagnostik dan profesional tidak tercakup.
“Kami akan melakukan survei kecil-kecilan untuk menentukan kisaran harga, seperti yang kami lakukan dengan obat-obatan, dan kami akan berkonsultasi dengan ahli plus DTI [Departemen Perindustrian dan Perdagangan] terkait harga,” ujarnya.
Sedankan di Amerika Serikat harganya masih tinggi. Diilansir dari The Wall Street Journal, biaya tes PCR berkisar dari sekitar US$60 (Rp891.564) hingga US$300 (Rp4,4 juta). Apa yang dibayarkan bergantung pada banyak faktor, itulah sebabnya biayanya bervariasi. Tes PCR yang dilakukan di laboratorium dipandang sebagai standar untuk tes diagnostik, karena sangat akurat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Pemerintah memutuskan akan melaksanakan vaksinasi booster, besok (12/1/2022). Ada tiga jenis vaksin booster yang disiapkan pemerintah.
PT KAI Daop 4 Semarang tutup 6 perlintasan sebidang tidak dijaga sepanjang 2026. Langkah tegas diambil demi menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang.
Google uji coba penyimpanan Gmail gratis 5 GB untuk akun baru. Cara dapat 15 GB penuh: tautkan nomor telepon. Simak detailnya.
Film Hello Kitty garapan Hollywood dijadwalkan tayang 2028 dengan sutradara Moana 2 dan Ultraman: Rising.
TPR lama Parangtritis dibongkar di Bantul, akses wisata dialihkan sementara dan jalur utama ditata ulang untuk kelancaran lalu lintas.
Apple Shortcuts di iOS bisa digunakan untuk melacak iPhone hilang lewat foto dan lokasi otomatis sebagai lapisan keamanan tambahan.