Ini Kekayaan Menkeu Sri Mulyani, Ternyata Punya Moge Honda Rebel CMX500

Menteri Keuangan Sri Mulyani memberikan sambutan saat peluncuran progam penjaminan pemerintah kepada padat karya dalam rangka percepatan pemulihan ekonomi nasional di Jakarta, Rabu (29/7 - 2020). Bisnis
27 September 2020 11:57 WIB Edi Suwiknyo News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA -  Menteri Keuangan RI yang juga mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia (World Bank), Sri Mulyani Indrawati ternyata mempunyai selera motor yang cukup unik.

Perempuan kelahiran Lampung diketahui mempunyai tunggangan Honda Rebel CMX 500 yang dia beli pada 2019. Hal ini terungkap dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LKHPN) yang dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) per 1 November 2019.

"Alat transportasi motor Honda Rebel CMX500 tahun 2019, hasil sendiri Rp145 juta," demikian ditulis Sri Mulyani dalam LKHPN yang dikutip Bisnis, Minggu (27/9/2020).

Dalam catatan Bisnis, jaringan Harianjogja.com, Honda Rebel merupakan varian motor gede yang diproduksi oleh pabrikan asal Jepang Honda. Motor ini memiliki spesifikasi mesin jenis 4-Stroke, DOHC Parallel Twin Cylinder. Motor ini termasuk yang paling laris di kelasnya.

Honda Rebel/astra-honda.com

Selain motor, Sri Mulyani juga memiliki 11 obyek tanah dan bangunan yang tersebar dari Bogor hingga Amerika Serikat.

Salah satu obyek yang cukup mencolok dan memiliki nilai yang cukup besar adalah sebuah rumah di 6288 Clearwood RD, Maryland, Amerika Serikat. Total nilai rumah seluas 1.896 meter persegi ini senilai Rp17,04 miliar.

Adapun total harta kekayaan Sri Mulyani per 1 November 2019 senilai Rp47,5 miliar. Jumlah ini terdiri atas 11 obyek harta tanah senilai Rp37,9 miliar, harta bergerak senilai Rp145 juta, harta bergerak lainnya Rp415 juta, surat berharga Rp12,6 miliar, kas setara kas senilai Rp5,5 miliar serta utang Rp9,2 miliar.

Jika dibandingkan dengan Maret 2019, harta kekayaan Sri Mulyani naik sekitar Rp900 juta, pembelian motor Honda Rebel merupakan salah satu koleksi harta terbaru mantan pejabat bank dunia tersebut.

Sumber : Bisnis.com