Scaloni Prediksi Perpisahan Messi dengan Argentina Penuh Emosi
Lionel Messi akan menjalani laga terakhir bersama Argentina melawan Benin. Lionel Scaloni memprediksi momen itu sangat emosional.
Ilustrasi. /Freepik
Harianjogja.com, JAKARTA- Keputusan tiba-tiba dirilis Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC US). Mereka menghapus informasi dari situs website mereka tentang virus corona dapat menyebar melalui udara dan dapat \'terbang\' dengan jarak lebih dari 1,8 meter.
Mereka juga menghapus pernyataan yang mengatakan bahwa virus corona biasanya menyebar ketika orang mengirup partikel yang diproduksi orang lain.
"Versi draft perubahan yang diusulkan untuk rekomendasi ini diunggah secara keliru ke situs resmi badan tersebut. CDC saat ini memperbarui rekomendasinya mengenai penularan SARS-CoV-2 melalui udara. Setelah proses ini selesai, bahasa pembaruan akan diunggah," jelas Jason McDonald, juru bicara CDC, kepada CNN.
Baca juga: Sebut Virus Covid-19 Bisa Menyebar Lewat Udara, CDC Imbau Jauhi Orang Sejauh 1,8 Meter
CDC mengatakan bahwa informasi soal penyebaran virus corona melalui udara diunggah secara diam-diam pada Jumat (18/9/2020) lalu.
Setelah unggahan tersebut, CDC langsung merepons CNN dan pada Senin (21/9/2020) mereka mengatakan kembali ke pedoman sebelumnya.
Di sisi lain, sebelum pedoman ini kembali seperti semula, beberapa ahli justru senang karena banyak yang menekankan selama berbulan-bulan bahwa virus corona dapat menyebar melalui partikel kecil yang melayang lebih lambat di udara.
Itulah sebabnya, The Verge melaporkan, ventilasi di dalam ruangan untuk membersihkan sisa virus dan memakai masker untuk membantu memblokir partikel yang dihembuskan, sama pentingnya.
Hanya saja, hingga kini CDC dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) belum mau mengakui peran yang mungkin dimainkan partikel kecil di udara dalam penyebaran penyakit.
Pada awal pandemi, mereka menyimpulkan bahwa SARS-CoV-2 menyebar dari orang ke orang ketika mereka melakukan kontak dekat, yakni melalui tetesan besar yang dihasilkan ketika salah satu dari mereka batuk atau bersin.
Sedangkan penelitian sekarang menunjukkan ada cara lain penularan virus, termasuk melalui aerosol.
Tetapi pedoman di CDC dan WHO tidak berubah secara substansial. Hal itu karena WHO ingin melihat lebih banyak bukti sebelum membuat keputusan tentang metode penularan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Lionel Messi akan menjalani laga terakhir bersama Argentina melawan Benin. Lionel Scaloni memprediksi momen itu sangat emosional.
Kebakaran Transhome Sleman dinyatakan selesai setelah Damkar memeriksa seluruh bangunan, termasuk basement yang sempat bersuhu tinggi.
Energi hijau dan digitalisasi menjadi mesin pertumbuhan ekonomi. Investasi Rp2.258 triliun dibutuhkan untuk mengejar pertumbuhan 6 persen pada 2027.
Prabowo meminta TNI mengutamakan sistem prestasi, bukan sekadar senioritas, serta memperkuat sinergi lintas lembaga dan penguasaan teknologi.
Densus 88 menangkap 11 tersangka terorisme di enam provinsi. Mereka diduga terkait jaringan Daulah Islamiyah dan menjalani pelatihan.
Dua atlet menembak Gunungkidul, Kanuruan Al Ghozi dan Anang Febrian, mengikuti Pelatnas untuk kejuaraan dunia Qatar sebagai kualifikasi Olimpiade 2028.