Sebut Virus Covid-19 Bisa Menyebar Lewat Udara, CDC Imbau Jauhi Orang Sejauh 1,8 Meter

Ilustrasi. - Freepik
22 September 2020 11:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Pandemi Covid-19 masih melanda seluruh dunia. Para ahli di berbagai negara terus melakukan penelitian terkait pengendalian penyebaran virus yang berasal dari Wuhan, China tersebut.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) memperbarui pedoman tentang virus corona. Salah satu informasi penting yang diungkap CDC adalah mereka mengakui bahwa patogen mematikan itu bisa menyebar di udara dan dapat menempuh jarak lebih dari 6 kaki atau sekitar 1,8 meter.

Baca juga: Ketegasan Penerapan Protokol Perlu Ditingkatkan untuk Bangkitkan Ekonomi

“Ada kemungkinan Covid-19 dapat menyebar melalui tetesan dan partikel di udara yang terbentuk ketika seseorang yang menderita Covid-19 batuk, bersin, bernyanyi, berbicara, atau bernapas,” tulis CDC di situs resminya, sebagaimana dikutip dari New York Post, Selasa (22/9/2020).

“Ada bukti yang berkembang bahwa tetesan dan partikel di udara dapat tetap tertahan di udara dan dihirup oleh orang lain, dan menempuh jarak lebih dari 6 kaki [misalnya, selama latihan paduan suara, di restoran, atau di gym],” lanjutnya.

Otoritas kesehatan di Negeri Paman Sam itu juga memperingatkan bahwa penyebaran virus lewat perantara udara, Covid-19, termasuk yang paling cepat menular dan mudah menyebar.

Baca juga: Pelanggar Protokol Kesehatan Makin Banyak di Tengah Meningkatnya Kasus Covid-19

Pada kesempatan yang sama, CDC juga menambahkan langkah-langkah baru untuk melindungi diri sendiri dan orang lain dari virus corona.

"Menjauhi orang lain, setidaknya dari jarak 6 kaki, jika memungkinkan, terus memakai masker, serta menggunakan desinfektan. Gunakan juga pembersih udara untuk membantu mengurangi kuman yang terbawa udara di ruang dalam ruangan," pungkasnya.

Sumber : Suara.com