Hasil Uji Klinis: Vaksin Sinovac Lebih Aman untuk Orang Dewasa

Peneliti beraktivitas di ruang riset vaksin Merah Putih di kantor Bio Farma, Bandung, Jawa Barat, Rabu (12/8/2020). Vaksin COVID-19 buatan Indonesia yang diberi nama vaksin Merah Putih tersebut ditargetkan selesai pada pertengahan tahun 2021. ANTARA FOTO - Dhemas Reviyanto
08 September 2020 11:07 WIB John Andhi Oktaveri News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Berdasarkan hasil awal dari uji coba tahap pertama hingga tahap pertengahan, perusahaan farmasi dari China China Sinovac Biotech Ltd menyatakan kandidat vaksin Virus Corona yang dihasilkannya aman untuk orangtua.

Akan tetapi, dibandingkan dengan kelompok usia dewasa, imun yang dipicu oleh kandidat vaksin itu sedikit lebih lemah.

Para pejabat kesehatan selama ini khawatir apakah vaksin eksperimental dapat dengan aman melindungi orangtua, yang sistem kekebalannya biasanya bereaksi kurang kuat terhadap vaksin.

Sementara, Virus Corona baru penyebab wabah Covid-19 telah menyebabkan hampir 890.000 kematian di seluruh dunia.

Baca Juga: Ingin Aman dari Covid-19, Dokter Sarankan Pakai Masker saat Bercinta

Calon vaksin CoronaVac itu tidak menyebabkan efek samping yang parah dalam uji coba gabungan tahap 1 dan tahap 2 yang diluncurkan pada Mei yang melibatkan 421 peserta berusia setidaknya 60 tahun, kata Liu Peicheng, perwakilan media Sinovac sepetti dikutip ChannelNewsAsia.com, Selasa (8/9/2020).

Empat dari delapan vaksin yang berada dalam tahap uji coba ketiga berasal dari China.

Dari tiga kelompok peserta yang masing-masing mendapat dua suntikan CoronaVac dosis rendah, sedang dan tinggi, lebih dari 90 persen dari mereka mengalami peningkatan yang signifikan dalam tingkat antibodi.

Akan tetapi, kadarnya sedikit berbeda ketimbang yang terlihat pada subjek yang lebih muda, tetapi sesuai tetap dengan harapan, kata Liu, dalam pernyataannya.

Baca Juga: Catat! Ini 5 Cara Tetap Termotivasi di Tempat Kerja

CoronaVac saat ini sedang diuji di Brasil dan Indonesia dalam uji coba manusia tahap akhir untuk mengevaluasi apakah vaksin itu efektif dan cukup aman untuk mendapatkan persetujuan peraturan untuk penggunaan massal.

Calon vaksin Covid-19 itu diberikan kepada puluhan ribu orang, termasuk sekitar 90 persen dari karyawan Sinovac dan keluarga mereka sebagai bagian dari program darurat China untuk melindungi orang yang menghadapi risiko infeksi tinggi.

Pada  bagain lain, Liu mengatakan vaksin tersebut aman hingga tiga tahun dalam penyimpanan.

Sumber : bisnis.com