Wacana Gibran Jadi Gubernur Jateng Dinilai Terlalu Dini

Bakal Calon Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka tiba di Kantor DPP PDI-P, Menteng, Jakarta, Senin (10/2). - ANTARA FOTO/Galih Pradipta
23 Agustus 2020 21:17 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, SOLO--Wacana putra Presiden Joko Widodo Gibran Rakabuming Raka maju sebagai gubernur Jawa Tengah dinilai terlalu dini.

Dosen Jurusan Komunikasi Universitas Boyolali yang juga mantan komisioner KPU Sragen, Roso Prajoko, menilai terlalu dini berbicara tentang cawali Solo Gibran Rakabuming Raka sebagai calon Gubernur Jawa Tengah (Jateng).

Menurut Roso, yang terpenting saat ini adalah bagaimana putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) itu bisa merealisasikan janji lompatan pembangunan untuk Solo. Gibran harus bisa membuktikan sebagai figur yang mampu memajukan Solo.

“Terlalu dini Gibran maju menjadi Gubernur karena banyak intrik sebagai cawali Solo, yaitu menimbulkan kegaduhan politik di internal partai dengan menggeser cawali yang diusulkan PDIP Solo ke DPP,” ujar dia, Sabtu (22/8/2020).

Pencuri 5 TV LED Di Gerbong KA Stasiun Solo Balapan Tertangkap, Ternyata Eks Tukang Cuci

Di sisi lain, Ketua DPC PDIP Solo, FX Hadi Rudyatmo, juga sempat menyatakan Gibran mesti belajar berpolitik terlebih dulu. Kegaduhan di internal PDIP Solo, menurut Roso, menjadi sentimen negatif partai maupun publik Kota Bengawan.

“Untuk menjadi calon gubernur terlalu dini. Yang paling penting kinerja Gibran belum ada di mata publik sebagai wakil rakyat yang membela kepentingan rakyat. Jadi saat ini Gibran fokus saja membangun Solo,” kata dia.

Selama Gibran mampu membuktikan diri sebagai pemimpin Solo yang bisa memajukan kota dan menyejahterakan rakyat, menurut Roso, parpol akan menimbang kemungkinan mengusung dia dalam kontestasi yang lebih tinggi.

Keluarga Korban Pembunuhan 4 Orang Di Duwet Baki Sukoharjo Berharap Pelaku Dihukum Mati

Kebijakan Pro Rakyat
“Salah satu yang membuat seorang pemimpin disukai rakyat adalah kebijakan-kebijakan yang pro rakyat dan mampu menyelesaikan berbagai persoalan masyarakat. Rakyat juga suka dengan sosok jujur, adil, dan amanah,” papar dia.

Penuturan senada disampaikan aktivis Posko Perjuangan Rakyat (Pospera), Aldegar Abialdo Khrisma Murti atau akrab dipanggil Aldo. Menurut dia, lebih baik saat ini cawali Solo Gibran dan tim fokus menghadapi Pilkada 9 Desember 2020 ketimbang memikirkan menjadi gubernur.

Setelah berhasil memenangi kontestasi pilkada itu, Gibran harus fokus merealisasikan lompatan kemajuan di Solo. Selama ini pengusaha kuliner itu selalu menyampaikan tekadnya mewujudkan lompatan di Solo.

Hilangkan Jejak, Pembunuh 4 Orang Sekeluarga di Baki Sukoharjo Buang Pisau Dapur ke Sungai

“Saya pikir sebaiknya saat ini Mas Gibran fokus dulu buktikan kinerja di Solo. Masyarakat nanti yang akan menilai. Soal Gibran dinilai layak jadi Gubernur Jateng, itu kan doa Pak Hasan Mulachela. Wajar kan orang tua mendoakan,” urai dia.

Diberitakan sebelumnya, tokoh masyarakat Solo, Habib Hasan Mulachela, menilai sosok cawali Solo Gibran Rakabuming bisa melangkah lebih tinggi yakni menjadi Gubernur Jateng. Gibran dinilai mempunyai kapasitas tersebut.

Sumber : Solopos.com