AS Klaim Selat Hormuz, Iran Balas dengan "Minta" California
Iran merespons klaim Trump soal Selat Hormuz dengan menandai California sebagai wilayah baru Republik Islam Iran
Ilustrasi./Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA - Kasus Covid-19 di seluruh dunia masih terus bertambah. Kementerian Kesehatan Brasil menyatakan penyebaran virus corona di negaranya kemungkinan tengah melambat. Pernyataan itu melihat laporan kasus baru yang telah turun secara bertahap dalam beberapa minggu terakhir.
Menurut data kementerian, Brasil telah melihat penurunan jumlah kasus baru Covid-19 selama sepekan menjadi 304.684 pada minggu lalu. Sebelumnya, terbanyak mencapai 319.653 dalam satu minggu pada 25 Juli lalu. Jumlah kematian mingguan juga turun menjadi 6.755 dari puncaknya 7.677 di minggu terakhir bulan Juli.
Baca juga: 3 Kali Rapid Test Negatif, Seorang Jurnalis Ternyata Positif Corona. Begini Kisahnya
Sebuah studi yang dilakukan Imperial College London menunjukkan bahwa untuk pertama kalinya sejak April, minggu ini Brasil mencatat tingkat penularan di bawah R1. Apa yang disebut "R rate" di bawah 1 menunjukkan bahwa setiap orang yang terinfeksi akan menginfeksi kurang dari 1 orang, sehingga mengurangi epidemi.
"Di satu sisi, ini adalah tren. Kami harus melihat bagaimana penyakit itu berperilaku dalam dua minggu ke depan untuk melihat apakah ada penurunan yang signifikan," kata Arnaldo Medeiros, Sekretaris Pengawasan Kesehatan dikutip dari Channel News Asia.
Dia menekankan, bagaimanapun, bahwa perlambatan yang nyata bukanlah alasan untuk mengurangi langkah-langkah pencegahan seperti memakai masker dan jarak sosial.
Baca juga: AP I Sebut Jika Syarat Rapid Test Dihapus, Jumlah Penumpang Bisa Melonjak
Data dari situs worldometers, Brasil mengalami penambahan kasus sebanyak 48.541 infeksi dalam 24 jam, membuat total secara keseluruhan menjadi 3,46 juta kasus Covid-19.
Brasil masih menduduki posisi kedua negara terbanyak kasus Covid-19. Tepat di atasnya, Amerika Serikat memiliki jumlah kasus Covid-19 sebanyak 5,69 juta orang, bertambah 43.237 infeksi baru dalam satu hari kemarin.
Kasus infeksi harian paling banyak terjadi di India, yaitu sebanyak 69.196 orang. Negara itu kini memiliki total kasus 2,83 juta infeksi SARS COV-2.
Indonesia juga masih mengalami kenaikan infeksi baru secara signifikan. Jumlah keseluruhan kasus telah mencapai 144.945 orang, bertambah 1.902 dalam satu hari pada Rabu (19/8/2020).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Iran merespons klaim Trump soal Selat Hormuz dengan menandai California sebagai wilayah baru Republik Islam Iran
Fabio Quartararo resmi tinggalkan Yamaha ke Honda. Juara dunia 2021 ini butuh perubahan total, dari motor hingga mental.
Chelsea menjadi klub paling boros di Premier League 2026/27 dengan belanja Rp7,85 triliun dari total Rp51,84 triliun.
Harga tiket Maroon 5 Jakarta 2027 mulai Rp1,25 juta. Simak jadwal presale, general sale, kategori tiket, dan biaya tambahannya.
Meta digugat 29 negara bagian AS karena bikin anak kecanduan. Denda bisa Rp 25 kuadriliun. Instagram disebut narkoba dalam sidang.
Film animasi China Niu Lai viral karena visualnya dikritik. Setelah ramai di internet, pendapatannya menembus Rp76,5 miliar.