Ini 6 Jurus yang Disarankan LIPI untuk Tingkatkan Konsumsi Rumah Tangga

Pedagang menunggu pembeli di Pasar Tradisional Peunayung, Banda Aceh, Aceh, Kamis (26/3/2020). Kalangan pedagang di pusat perbelanjaan itu menyatakan omset penjualan mereka menurun hingga 50 persen akibat sepinya pengunjung sejak mewabahnya Covid-19. - Antara/Ampelsa
20 Agustus 2020 03:27 WIB Edi Suwiknyo News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA - Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) merekomendasikan enam jurus sebagai upaya meningkatkan konsumsi rumah tangga yang tengah terdampak pandemi Covid-19.

Ketua Pusat Penelitian Ekonomi LIPI Agus Eko Nugroho membagi rekomendasi tersebut dalam enam bagian. Pertama, memfasilitasi rumah tangga yang punya pendapatan stabil untuk memiliki keinginan konsumsi.

Langkah ini bisa dilakukan misalnya dengan dukungan cicilan 0 persen untuk belanja, kupon belanja untuk kelas rumah tangga miskin dan rentan, sarana prasarana protokol kesehatan di pusat perbelanjaan, dan festival rutin terkait belanja.

Kedua, memperhatikan skema keuangan negara yang fleksibel di masa pandemi. "Ini bisa dilakukan dengan kebijakan e-catalouge yang mampu menstimulus ekonomi dan penyederhanaan administrasi belanja barang atau jasa," kata Agus, Rabu (19/8/2020).

Ketiga, mendorong aktiviras masyarakat tanpa meninggalkan protokol kesehatan. Keempat, menghindari bias informasi yang menimbulkan pesimisme aktivitas ekonomi.

Kelima, pemerintah berserta sejumlah komponen memperkuat solidaritas sosial. Keenam, kebijakan untuk meningkatkan konsumsi rumah tangga usaha perlu variasi usaha dan fleksibilitas karena dampak skala usaha memiliki efek heterogen.

"Sementara saat ini kebijakan perbaikan pendapatan rumah tangga pekerja hanya ditujukan kepada rumah tangga pada pendapatan tertentu saja," jelasnya.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia