Oppo dan Vivo Bakal Keluarkan Ponsel Lipat Tahun Ini
Dari nama-nama perusahaan tersebut, Xiaomi adalah yang pertama kali mengumumkan peluncuran smartphone lipatnya yakni Mi Mix Fold yang bakal segera masuk ke pasar global.
Pasien virus corona/Antara
Harianjogja.com, JAKARTA – Generasi muda yang pergi ke klub dan pantai telah menjadi sarana peningkatan kasus virus corona baru di seluruh dunia. Bahkan, proporsi anak muda berusia 15 hingga 24 yang terinfeksi meningkat tiga kali lipat dalam waktu sekitar 5 bulan.
Dilansir dari Channel News Asia, Rabu (5/8) sebuah analisis yang dilakukan oleh World Health Organization (WHO) terhadap 6 juta infeksi antara 24 Februari hingga 12 Juli, menemukan bahwa proporsi anak muda naik menjadi 15 persen dari sebelumnya hanya 4,5 persen.
Terlepas dari jumlah kasus di Amerika Serikat yang memimpin infeksi global dengan 4,8 juta kasus, negara-negara Eropa seperti Spanyol, Jerman, dan Perancis serta negara-negara Asia seperti Jepang, juga menyatakan bahwa banyak dari mereka yang baru terinfeksi adalah kaum muda.
BACA JUGA : Survei: Anak Muda Yakin Pandemi Covid-19 di Indonesia
“Orang-orang yang lebih muda cenderung kurang waspada tentang penggunaan masker dan jarak sosial,” kata Nesya Ernst, manajer perawat di unit biocontainment Johns Hopkins Hospital, Maryland, kepada Reuters melalui email.
Dia menambahkan bahwa perjalanan yang dilakukan anak muda meningkatkan peluang untuk terinfeksi sekaligus menyebarkan Covid-19. Menurunnya, generasi muda juga lebih cenderung pergi bekerja di komunitasnya, ke pantai, kelab, atau membeli bahan makanan.
Lonjakan kasus baru yang disebut sebagai gelombang kedua infeksi telah mendorong beberapa negara untuk kembali melakukan pembatasan dalam perjalanan dan mobilitas, bahkan ketika perusahaan farmasi tengah berlomba mengembangkan vaksin agar bisa menghentikan pandemi ini.
Analisis dari WHO menemukan sekitar 4,6 persen dari mereka yang berusia 5-14 tahun telah terinfeksi, naik dari persentase sebelumnya yakni 0,8 persen. Para ahli kesehatan masyarakat banyak yang khawatir bahwa pembukaan kembali sekolah mungkin menyebabkan lonjakan kasus baru.
BACA JUGA : Kasus Covid-19 di Jogja Makin Dekat ke Transmisi Lokal
Anthony Fauci, ahli penyakit menular terkemuka mendesak generasi muda untuk terus menjaga jarak sosial, menggunakan masker, dan menghindari keramaian. Dia juga gencar mengingatkan bahwa orang tanpa gejala juga dapat menyebarkan virus corona baru ini.
Sejumlah ahli kesehatan lain di berbagai negara juga telah mendesak langkah-langkah serupa ketika mereka melaporkan bahwa golongan muda yang terinfeksi menunjukkan beberapa gejala dari penyakit Covid-19.
“Kami sudah mengatakan ini sebelumnya dan kami akan mengatakannya terus. Generasi muda tidak kebal terhadap penyakit ini. Anak muda dapat terinfeksi, anak muda bisa meninggal, dan anak muda bisa menularkan virus kepada orang lain,” kata Tedros Adhanom Ghebreyesus, Direktur Jenderal WHO.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Dari nama-nama perusahaan tersebut, Xiaomi adalah yang pertama kali mengumumkan peluncuran smartphone lipatnya yakni Mi Mix Fold yang bakal segera masuk ke pasar global.
PSIM Jogja incar 10 besar Super League. Laga penentuan lawan Arema FC jadi kunci di pekan terakhir.
Mahkamah Agung tolak PK kasus korupsi selter tsunami Lombok. Vonis 6 tahun penjara tetap berlaku.
Garebeg Besar Jogja digelar sederhana. Sultan HB X sebut penghematan jadi alasan, tanpa kurangi nilai sakral.
UMKM berpeluang dapat diskon 50% biaya e-commerce. Simak syarat lengkap dari Menteri UMKM Maman Abdurrahman.
Mahasiswa asal Boyolali membawa kabur motor pemuda Sleman bermodus ajak memancing setelah berkenalan lewat TikTok.